OJK imbau masyarakat waspadai cyber crime di bank besar

Selasa, 13 Mei 2014 - 13:44 WIB
OJK imbau masyarakat...
OJK imbau masyarakat waspadai cyber crime di bank besar
A A A
Sindonews.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad mengimbau kepada masyarakat, khususnya nasabah perbankan untuk berhati-hati dengan kasus kejahatan dunia maya (cyber crime) yang terjadi di industri perbankan Indonesia. Ironisnya, cyber crime justru terjadi pada bank-bank besar berteknologi canggih.

"Tapi saya kira memang kita lihatnya dari risiko operasional yang akan dihadapi bank. Belakangan terjadi pada beberapa bank dan itu terjadi pada bank besar. Yang kita anggap IT-nya sudah canggih. Itu tentu saja dari uraian yang disampaikan Pak Kapolri ini harus menjadi perhatian kita, dan masyarakat agar hati-hati," ujar dia di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (13/5/2014).

Dia mengatakan, perlunya untuk mengedukasi masyarakat agar berhati-hati. Bahkan hal ini ini bukan saja menjadi pekerjaan rumah perbankan untuk mengetatkan pengamanan perbankan, tetapi juga seluruh industri keuangan di Indonesia yang memang berisiko terjadi cyber crime tersebut.

"Tapi mungkin di luar itu, ya saya juga pesan bagaimana bisa mengedukasi masyarakat untuk berhati-hati. Hal ini sekarang agak ramai tentu saja saya sengaja membuat diskusi ini, dengan harapan kemudian nanti bergulir diskusi ini. Sehingga menjadi perhatian, mungkin bukan hanya untuk bank tapi juga lembaga keuangan lainnya," ujar Muliaman.

Selain itu, dia juga mengungkapkan, dengan maraknya peristiwa cyber crime ini diharapkan kebijakan teknologi dan informasi (TI) perlu terus ditegakkan.

Sementara, terkait dengan ganti rugi dana nasabah yang hilang, lanjut Muliaman, perlu dikaji terlebih dahulu kesalahan terdapat pada nasabah atau bank. Jika terjadi kesalahan pada bank, maka bank berkewajiban untuk mengganti dana yang lenyap tersebut.

"Ya tentu saja dilihat, ini kesalahan siapa. Sehingga kalau kesalahan bank, ya musti diganti oleh bank. Yang pasti saya kira, perlu juga kerja sama dari bank. Saya kira ini enggak bisa juga diselesaikan sendiri, kita edukasi nasabahnya dan bank juga full harus melindungi nasabah," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
8 menit yang lalu
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
21 menit yang lalu
Konsisten Jaga Kinerja...
Konsisten Jaga Kinerja dan Daya Saing, MARK Raih Penghargaan Nasional
48 menit yang lalu
Soal Pendapatan Ojol...
Soal Pendapatan Ojol Turun Usai Potongan 8% Berlaku, Menteri UMKM: Lagi Libur Sekolah
1 jam yang lalu
DPR Dorong Pengawasan...
DPR Dorong Pengawasan Galon Guna Ulang Diperketat demi Lindungi Konsumen
1 jam yang lalu
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved