Dahlan dinilai tak niat selesaikan outsourcing BUMN

Rabu, 14 Mei 2014 - 12:46 WIB
Dahlan dinilai tak niat...
Dahlan dinilai tak niat selesaikan outsourcing BUMN
A A A
Sindonews.com - Nasib para pekerja alih daya atau outsourcing di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang semakin tidak jelas, menegaskan bahwa Dahlan Iskan sebagai Menteri BUMN dinilai tidak berniat menyelesaikan masalah ini secara totalitas.

Padahal, jelas-jelas terjadi pelanggaran terhadap UU No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan oleh perusahaan-perusahaan BUMN tersebut.

"Dahlan Iskan sebagai Menteri BUMN tidak mempunyai keinginan secara riil untuk menyelesaikan masalah outsourcing ini," kata Anggota Komisi IX DPR RI, Poempida Hidayatulloh ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (14/5/2014).

Menurutnya, dengan sikap Dahlan yang seperti ini, tidak ada jalan lagi dan tidak akan ada kompromi lagi dengan Menteri BUMN tersebut. DPR mau tidak mau harus melanjutkan lagi pengajuan interpelasi.

"Tidak ada jalan lain lagi dan tidak dapat dikompromikan, DPR harus melanjutkan lagi proses pengajuan interpelasi," tegas politisi Partai Golkar itu.

Karena itu, lanjut Poempida, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus bertanggung jawab atas sikap Kementerian BUMN yang dipimpin Dahlan Iskan.

"Presiden pun harus bertanggung jawab atas kebijakan para direksi BUMN yang mempunyai masalah outsourcing ini," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Poempida juga mengatakan, jika ingin selesai dalam keadaan baik, maka SBY harus segera mengeluarkan Inpres sebagai landasan hukum bagi seluruh perusahaan BUMN yang bermasalah dalam hal OS ini. Inpres tersebut cukup mengacu kepada kepatuhan pada UU No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

"Inpres pun harus memberikan sanksi kepada para Direksi BUMN yang tidak patuh dalam mentaati UU No 13 tahun 2003 ini," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berkarya Sambil Bekerja,...
Berkarya Sambil Bekerja, Satpam PKSS Raih Rekor MURI
Outsourcing Kini Dibatasi,...
Outsourcing Kini Dibatasi, Ini Daftar Profesi yang Diizinkan
GDPS Tekankan Outsourcing...
GDPS Tekankan Outsourcing Wadah untuk Berkembang
Pendorong Industri BPO...
Pendorong Industri BPO di 2022, Ada E-commerce hingga Keuangan Digital
Datangi DLH, Puluhan...
Datangi DLH, Puluhan Outsourcing Ungkap Permainan Pemkot Blitar
12 Ribu Honorer Pemprov...
12 Ribu Honorer Pemprov Sulsel Jalani Tes, Siap-siap Dialihkan Jadi Outsourcing
Berita Terkini
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
21 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
1 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved