Pertamina agresif ekspansi ke luar negeri

Jum'at, 16 Mei 2014 - 13:25 WIB
Pertamina agresif ekspansi...
Pertamina agresif ekspansi ke luar negeri
A A A
Sindonews.com - Pertamina meyakini akuisisi blok-blok migas di luar negeri dapat memperkuat kapabilitas dan daya saing Pertamina di masa mendatang, sebagai perusahaan energi kelas dunia sekaligus bentuk konkret upaya Pertamina untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Hal tersebut dikatakan SVP Upstream Business Development PT Pertamina Denie Tampubolon dalam acara work shop Mewujudkan Kemandirian Energi di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/5/2014).

Menurutnya, ekspansi ke luar negeri merupakan salah satu strategi perusahaan untuk peningkatkan produksi minyak mentah, yang secara langsung dapat memperkuat ketahanan energi nasional. Pertamina memproyeksikan 70 persen akuisisi akan berasal dari aset-aset di luar negeri, terutama di wilayah-wilayah yang masih mempunyai cadangan besar.

"Pertumbuhan non organik melalui kegiatan akuisisi dari aset luar negeri akan memberikan kontribusi penting bagi pertumbuhan produksi Pertamina di masa mendatang dan tambahan pasokan minyak mentah untuk memenuhi kebutuhan Indonesia," terang Denie dalam kesempatan itu.

Dia menerangkan, Pertamina telah mulai melakukan ekspansi ke luar negeri sejak Januari 2002 melalui kontrak kerja sama pada Blok 10 dan 11.1 Vietnam dengan pola kerja sama yang diawali dengan government to government.

Selanjutnya diikuti dengan Blok SK-305 di Malaysia pada Juni 2003 serta Blok 3 Western Desert Irak, Blok 13 Read Sea, Sudan, Blok 123-3 Sirte Onshore, Blok 17-3 Sabratah Offshore dan Blok 3 Offshore Qatar.

"Akhirnya pada November-Desember 2013 Pertamina mengakuisisi aset di Aljazair dan Irak. Dari Aljazair Pertamina peroleh sekitar 23.000 bopd dan ditargetkan sebesar 25.000 bopd tahun ini. Adapun, di Irak Pertamina memiliki hak partisipasi sebesar 10 persen, sedangkan produksi lapangannya ditargetkan akan meningkat dari 400.000 bopd tahun ini menjadi 1,6 juta bopd pada 2020," jelasnya.

Di masa mendatang, lanjut Denie, Pertamina akan memprioritaskan rencana akuisisi pada aset-aset yang dapat segera memberikan tambahan produksi minyak kepada Pertamina. Yaitu, blok-blok yang sudah berproduksi dan atau dalam tahap pengembangan serta memiliki cadangan minyak yang signifikan.

Tentu saja, aksi-aksi korporasi tersebut dilakukan dengan proses bisnis yang secara komprehensif memperhatikan seluruh aspek teknis dan komersial, termasuk mitigasi risiko.

Dia mengatakan, dengan tetap fokus dalam pengembangan potensi migas di dalam negeri, Pertamina akan terus berupaya melakukan ekspansi ke aset-aset luar negeri dengan sedikitnya dua misi.

"Yaitu, mencari sumber-sumber migas di luar negeri untuk pasokan energi di Indonesia, sekaligus memperluas peluang kerja sama dengan IOC dan NOC. Sehingga bisnis hulu Pertamina semakin kuat di masa mendatang untuk mendukung pencapaian target produksi 2,2 juta boepd pada 2025 dengan target kontribusi mencapai 600 ribu boped," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved