IHSG ditutup perbarui level ke 5.031,57
Jum'at, 16 Mei 2014 - 16:17 WIB
IHSG ditutup perbarui level ke 5.031,57
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari terakhir pekan ini berakhir positif. IHSG terangkat 39,94 poin atau 0,80 persen ke level 5.031,57.
IHSG pagi tadi dibuka memerah ditekan terkoreksinya Wall Street selama dua hari berturut-turut. IHSG berkurang 8,35 poin atau 0,17 persen ke level 4.983,29. Namun pada akhir sesi I, IHSG berhasil balik arah menguat 19,70 poin atau 0,39 persen ke level 5.011,33.
Posisi intraday IHSG tertinggi berada di level 5.031,57. Sedangkan terendah di level 4.977,17.
Penguatan sore ini memperbaiki level tertinggi yang berhasil dicetak IHSG sepanjang tahun ini pada Rabu (14/5/2014). Sebelum libur Hari Raya Waisak, IHSG ditutup melesat 70,24 poin atau 1,43 persen ke level 4.991,64.
Positifnya IHSG pada hari itu di tengah variatifnya bursa Asia. Sementara sore ini, bursa Asia mayoritas ditutup memerah.
Indeks Shanghai menguat 1,53 poin atau 0,08 persen ke 2.026,50; indeks Hang Seng anjlok 17,95 poin atau 0,08 persen ke 22.712,91; indeks Straits Times susut 11,70 poin atau 0,36 persen ke 3.260,79 dan indeks Nikkei merosot 201,62 poin atau 1,41 persen menjadi 14.096,59.
Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengatakan, melesatnya IHSG ke level psikologis karena positifnya ekonomi Indonesia dan masuknya dana asing ke negara berkembang termasuk Indonesia akibat data Amerika Serikat (AS) tidak sebagus estimasi pasar. Sentimen lainnya adalah spekulasi arah pemilihan umum yang lebih jelas.
"Sebetulnya ini tidak contemporary karena gejala dari penguatan sudah terjadi dari awal tahun," ujarnya di Jakarta, Jumat (16/5/2014).
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,70 triliun dengan 5,78 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing mencapai Rp2,10 triliun, dengan volume transaksi bersih mencapai 808,81 juta. Tercatat 162 saham naik, 138 saham melemah dan 102 saham stagnan.
Sektor saham sore ini mayoritas positif. Sektor dengan penguatan terbesar adalah infrastruktur, yang naik 2,68 persen. Sedangkan yang melemah terdalam adalah tambang yang susut 0,39 persen.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Siantar Top Tbk (STTP) naik Rp200 menjadi Rp3.000, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp75 menjadi Rp29.300 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp175 menjadi Rp5.400.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp275 menjadi Rp56.625 PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp120 menjadi Rp3.420 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp300 menjadi Rp6.900.
IHSG pagi tadi dibuka memerah ditekan terkoreksinya Wall Street selama dua hari berturut-turut. IHSG berkurang 8,35 poin atau 0,17 persen ke level 4.983,29. Namun pada akhir sesi I, IHSG berhasil balik arah menguat 19,70 poin atau 0,39 persen ke level 5.011,33.
Posisi intraday IHSG tertinggi berada di level 5.031,57. Sedangkan terendah di level 4.977,17.
Penguatan sore ini memperbaiki level tertinggi yang berhasil dicetak IHSG sepanjang tahun ini pada Rabu (14/5/2014). Sebelum libur Hari Raya Waisak, IHSG ditutup melesat 70,24 poin atau 1,43 persen ke level 4.991,64.
Positifnya IHSG pada hari itu di tengah variatifnya bursa Asia. Sementara sore ini, bursa Asia mayoritas ditutup memerah.
Indeks Shanghai menguat 1,53 poin atau 0,08 persen ke 2.026,50; indeks Hang Seng anjlok 17,95 poin atau 0,08 persen ke 22.712,91; indeks Straits Times susut 11,70 poin atau 0,36 persen ke 3.260,79 dan indeks Nikkei merosot 201,62 poin atau 1,41 persen menjadi 14.096,59.
Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengatakan, melesatnya IHSG ke level psikologis karena positifnya ekonomi Indonesia dan masuknya dana asing ke negara berkembang termasuk Indonesia akibat data Amerika Serikat (AS) tidak sebagus estimasi pasar. Sentimen lainnya adalah spekulasi arah pemilihan umum yang lebih jelas.
"Sebetulnya ini tidak contemporary karena gejala dari penguatan sudah terjadi dari awal tahun," ujarnya di Jakarta, Jumat (16/5/2014).
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,70 triliun dengan 5,78 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing mencapai Rp2,10 triliun, dengan volume transaksi bersih mencapai 808,81 juta. Tercatat 162 saham naik, 138 saham melemah dan 102 saham stagnan.
Sektor saham sore ini mayoritas positif. Sektor dengan penguatan terbesar adalah infrastruktur, yang naik 2,68 persen. Sedangkan yang melemah terdalam adalah tambang yang susut 0,39 persen.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Siantar Top Tbk (STTP) naik Rp200 menjadi Rp3.000, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp75 menjadi Rp29.300 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp175 menjadi Rp5.400.
Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp275 menjadi Rp56.625 PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp120 menjadi Rp3.420 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp300 menjadi Rp6.900.
(rna)
Lihat Juga :