IHSG akhir tahun diproyeksi capai level 5.600
Sabtu, 17 Mei 2014 - 16:11 WIB
IHSG akhir tahun diproyeksi capai level 5.600
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bisa tembus level 5.600 pada penghujung tahun ini. Namun, level tersebutakan tercapai didukung positifnya kinerja pasar modal dan amannya kondisi perekonomian Indonesia.
"IHSG bisa tembus di angka itu (5.600) bila aman ekonomi kita. Tentu ini harus ditunjang melalui emiten-emiten yang mendukung agar angkanya tembus," kata Analis Teknikal PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya kepada Sindonews, Sabtu (17/5/2014).
William menjelaskan, sentimen yang dapat mendukung tersebut, seperti kinerja emiten di pasar modal, kebijakan pemerintah yang mendukung, pembagian dividen yang cukup baik serta menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).
IHSG pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (16/5/2014) berhasil memperbarui rekornya tahun ini didukung aksi beli yang mencapai lebih dari Rp2 triliun. IHSG menguat 39,94 poin atau 0,80 persen ke level 5.031,57.
Posisi intraday IHSG tertinggi berada di level 5.031,57. Sedangkan terendah di level 4.977,17. Penguatan IHSG sore kemarin di tengah memerahnya mayoritas bursa Asia.
Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri sebelumnya mengatakan, melesatnya IHSG ke level psikologis karena positifnya ekonomi Indonesia dan masuknya dana asing ke negara berkembang termasuk Indonesia akibat data Amerika Serikat (AS) tidak sebagus estimasi pasar. Sentimen lainnya adalah spekulasi arah pemilihan umum yang sudah lebih jelas.
"IHSG bisa tembus di angka itu (5.600) bila aman ekonomi kita. Tentu ini harus ditunjang melalui emiten-emiten yang mendukung agar angkanya tembus," kata Analis Teknikal PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya kepada Sindonews, Sabtu (17/5/2014).
William menjelaskan, sentimen yang dapat mendukung tersebut, seperti kinerja emiten di pasar modal, kebijakan pemerintah yang mendukung, pembagian dividen yang cukup baik serta menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).
IHSG pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (16/5/2014) berhasil memperbarui rekornya tahun ini didukung aksi beli yang mencapai lebih dari Rp2 triliun. IHSG menguat 39,94 poin atau 0,80 persen ke level 5.031,57.
Posisi intraday IHSG tertinggi berada di level 5.031,57. Sedangkan terendah di level 4.977,17. Penguatan IHSG sore kemarin di tengah memerahnya mayoritas bursa Asia.
Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri sebelumnya mengatakan, melesatnya IHSG ke level psikologis karena positifnya ekonomi Indonesia dan masuknya dana asing ke negara berkembang termasuk Indonesia akibat data Amerika Serikat (AS) tidak sebagus estimasi pasar. Sentimen lainnya adalah spekulasi arah pemilihan umum yang sudah lebih jelas.
(rna)
Lihat Juga :