Pabrik garam farmasi KAEF diklaim pertama di RI

Minggu, 18 Mei 2014 - 16:25 WIB
Pabrik garam farmasi...
Pabrik garam farmasi KAEF diklaim pertama di RI
A A A
Sindonews.com - PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) mengklaim pabrik garam farmasi ini merupakan pabrik bahan baku obat garam farmasi yang pertama di Indonesia.

Sekretaris Perusahaan Kimia Farma, Djoko Rusdianto mengatakan, pabrik ini akan dibangun di fasilitas produksi KAEF di Watudakon, Jombang, Jawa Timur dengan total investasi sekitar Rp30 miliar.

Pihaknya menargetkan pada pertengahan 2015 pabrik tersebut sudah bisa memproduksi garam farmasi dengan kapasitas 2.000 ton per tahun.

Menurutnya, saat ini kegiatan pembuatan detailed engineering design dan perizinan dari instansi terkait sedang dalam proses pengerjaan dan aplikasi. Perseroan berharap pada kuartal III/2014 dapat dilakukan groundbreaking.‬

"Berdasarkan pemetaan kandungan teknologi dan sumber bahan baku serta bahan penolongnya, maka teknologi produksi garam farmasi yang akan diterapkan ini sebagian besar menggunakan bahan atau peralatan yang diproduksi di dalam negeri," terangnya kepada Koran Sindo, belum lama ini.

Dengan demikian, lanjut dia, secara tidak langsung rencana pembangunan pabrik garam farmasi ini mampu memberikan nilai tambah bagi industri terkait lainnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kembali Berlayar di...
Kembali Berlayar di Kepulauan Seribu, Klinik Apung Disambut Positif
Layanan Vaksinasi Covis-19...
Layanan Vaksinasi Covis-19 Berbayar di Kimia Farma, Intip Jenis Vaksin dan Cara Pendaftarannya
Luncurkan 2 Layanan...
Luncurkan 2 Layanan Baru, Kimia Farma Diagnostika Optimistis Raih Pendapatan Rp2,5 T
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Menelusur Fakta Vaksinasi...
Menelusur Fakta Vaksinasi Bayar Sendiri di Kimia Farma Berujung Penundaan
Partai Gelora Kritik...
Partai Gelora Kritik Bos Kimia Farma Tolak Minta Maaf Kasus Antigen Bekas
Berita Terkini
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
25 menit yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
1 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
2 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
2 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
2 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
13 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved