IHSG Diprediksi Bergerak pada Kisaran 4.973-5.095
Selasa, 20 Mei 2014 - 08:23 WIB
IHSG Diprediksi Bergerak pada Kisaran 4.973-5.095
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Sahama Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan berada pada rentang support 4.973-4.994 dan resisten 5.065-5.095.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, spinning lewati upper bollinger band (UBB ). MACD masih bergerak naik dengan histogram positif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R mulai berkurang kenaikan.
“IHSG (kemarin) sempat berada di kisaran target support 4.970-5.000 dan sempat melewati target resisten 5.045-5.065 meski akhirnya ditutup di bawah target resisten. Adanya aksi profit taking mulai menghambat potensi kenaikan lanjutan IHSG, sehingga tetap mewaspadai potensi pembalikan arah jika ada,“ kata dia dalam risetnya, Selasa (20/5/2014).
Kemarin, laju IHSG bergerak menguat di awal sesi pertama sembari pelaku pasar menunggu kejelasan deklarasi dari para pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), namun setelah muncul banyak pemberitaan mengenai siapa pasangan capres dan cawapres yang akan maju bertarung dalam pemilihan maka eforia pencapresan mulai berkurang. Pasar sudah mendapat kejelasan siapa pasangan capres dan cawapres tersebut.
Di sisi lain, variatif cenderung melemahnya laju bursa saham Asia turut menghambat laju IHSG. Tetapi, masih kuatnya rupiah dan nett buy asing akhirnya dapat mengembalikan IHSG di atas 5.000.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level tertinggi 5.091,32 di awal sesi 1 dan menyentuh level terendah 4.976,40 di mid sesi 2 dan berakhir di level 5015. Volume perdagangan turun dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, spinning lewati upper bollinger band (UBB ). MACD masih bergerak naik dengan histogram positif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R mulai berkurang kenaikan.
“IHSG (kemarin) sempat berada di kisaran target support 4.970-5.000 dan sempat melewati target resisten 5.045-5.065 meski akhirnya ditutup di bawah target resisten. Adanya aksi profit taking mulai menghambat potensi kenaikan lanjutan IHSG, sehingga tetap mewaspadai potensi pembalikan arah jika ada,“ kata dia dalam risetnya, Selasa (20/5/2014).
Kemarin, laju IHSG bergerak menguat di awal sesi pertama sembari pelaku pasar menunggu kejelasan deklarasi dari para pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), namun setelah muncul banyak pemberitaan mengenai siapa pasangan capres dan cawapres yang akan maju bertarung dalam pemilihan maka eforia pencapresan mulai berkurang. Pasar sudah mendapat kejelasan siapa pasangan capres dan cawapres tersebut.
Di sisi lain, variatif cenderung melemahnya laju bursa saham Asia turut menghambat laju IHSG. Tetapi, masih kuatnya rupiah dan nett buy asing akhirnya dapat mengembalikan IHSG di atas 5.000.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level tertinggi 5.091,32 di awal sesi 1 dan menyentuh level terendah 4.976,40 di mid sesi 2 dan berakhir di level 5015. Volume perdagangan turun dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
(rna)
Lihat Juga :