Menkop Yakin Indonesia Siap Hadapi AEC 2015
Selasa, 20 Mei 2014 - 21:05 WIB
Menkop Yakin Indonesia Siap Hadapi AEC 2015
A
A
A
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop) Syarif Hasan menegaskan bahwa Indonesia akan siap menghadapi ASEAN Economy Community (AEC) 2015. Bahkan dia pun yakin dalam dua tahun Indonesia dapat mengungguli Malaysia, yang kini menempati urutan teratas dalam daya saing menghadapi AEC 2015.
"Kita lihat, mudah-mudahan tidak begitu lama, karena mendapatkan persaingan itu butuh waktu, ya kira-kira dua tahun lah," ujarnya usai Rapat Kerja (Raker) di Komisi VI DPR, Jakarta, Selasa (20/5/2014).
Lebih Lanjut dia mengatakan, saat ini kesiapan Indonesia dalam menghadapi AEC 2015 telah sebesar 70%. "Persiapan kita cukup 60% sampai 70%, cukup bagus indeks kita 4,1 sama dengan Thailand," katanya.
Dalam menghadapi AEC, sambung dia, pihaknya memfokuskan kepada terwujudnya pilar equitable development, sedangkan pilar lainnya menjadi fokus kegiatan pada Kementerian lain.
Untuk sektor industri unggulan pun pihaknya akan berupaya maksimal untuk meningkatkan daya saing di sektor-sektor industri yang banyak digeluti oleh UMKM.
"Hal ini mengingat bahwa Industri tersebut telah menjadi penopang bagi perekonomian Indonesia," tandasnya.
"Kita lihat, mudah-mudahan tidak begitu lama, karena mendapatkan persaingan itu butuh waktu, ya kira-kira dua tahun lah," ujarnya usai Rapat Kerja (Raker) di Komisi VI DPR, Jakarta, Selasa (20/5/2014).
Lebih Lanjut dia mengatakan, saat ini kesiapan Indonesia dalam menghadapi AEC 2015 telah sebesar 70%. "Persiapan kita cukup 60% sampai 70%, cukup bagus indeks kita 4,1 sama dengan Thailand," katanya.
Dalam menghadapi AEC, sambung dia, pihaknya memfokuskan kepada terwujudnya pilar equitable development, sedangkan pilar lainnya menjadi fokus kegiatan pada Kementerian lain.
Untuk sektor industri unggulan pun pihaknya akan berupaya maksimal untuk meningkatkan daya saing di sektor-sektor industri yang banyak digeluti oleh UMKM.
"Hal ini mengingat bahwa Industri tersebut telah menjadi penopang bagi perekonomian Indonesia," tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :