Cerita Gubernur Sulsel Tekan Inflasi

Rabu, 21 Mei 2014 - 10:17 WIB
Cerita Gubernur Sulsel...
Cerita Gubernur Sulsel Tekan Inflasi
A A A
Bank Indonesia (BI) menggelar acara Sarasehan Nasional bertema "Kebangkitan Ekonomi Nasional", Selasa (20/5/2014) malam. Acara ini dihadiri oleh hampir seluruh pemerintah daerah, seperti gubernur, bupati dan wali kota dari seluruh Indonesia.

Di sela-sela diskusi santai yang digelar di Gedung Kebon Sirih Komplek Perkantoran Bank Indonesia, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo menyampaikan cerita tentang sulitnya mengendalikan inflasi di daerahnya.

"Menghadapi lapangan dan kerumitan yang begitu banyak, gubernur memiliki tanggung jawab yang sangat berat. Bahkan lebih berat dibandingkan tugas menteri perekonomian," ujar Syahrul.

Tantangan besar yang dihadapi pemerintah daerah dalam hal menekan inflasi di masing-masing daerah, dia menjelaskan, adalah memastikan ketersediaan bahan pokok dengan jumlah yang sesuai dan dengan harga terjangkau.

"Masyarakat tidak boleh bersoal dengan berasnya, tidak boleh bersoal dengan minyaknya, tidak boleh bersoal dengan gasnya, bahkan tidak boleh ada bom teroris meledak di daerah saya. Itu tugas gubernur," tandas dia.

Di wilayah yang dipimpinnya, Syahrul menuturkan, untuk menjamin ketersediaan bahan kebutuhan pokok, ada langkah konkret yang selama ini telah diterapkan. Langkah tersebut juga dimaksudkan untuk menekan angka inflasi di Sulawesi Selatan.

"Ada 22 bahan pokok tiap bulan selalu dikontrol oleh bupati dan wali kota di Sulawesi Selatan. Ada lima daerah inti, tiap bulan mereka laporan. Ini tugas gubernur, kalau ada distribusi produk tidak bisa dikontrol harus segera diberhentikan," paparnya.

Hasilnya, Sulawesi Selatan mampu menekan angka inflasinya menjadi di bawah 2%. "Berkat controling yang kami lakukan, Sulawesi Selatan bisa menekan inflasinya di bawah inflasi nasional. Inflasi kami bahkan di bawah 2%," ujar dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
15 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved