Rupiah Ditutup pada Level Rp11.509/USD
Rabu, 21 Mei 2014 - 16:36 WIB
Rupiah Ditutup pada Level Rp11.509/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir terkoreksi di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pada sore hari ini pada level Rp11.509 per USD. Posisi tersebut melemah 19 poin dibanding penutupan hari sebelumnya pada level Rp11.490 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.503 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.489 per USD dan terlemah di level Rp11.523 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.533 per USD, dengan kisaran harian di level Rp11.490-11.555 per USD. Posisi ini terdepresiasi 60 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.473 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah sore hari ini pada level Rp11.514 per USD. Posisi ini menguat dibanding pembukaan pagi tadi di level Rp11.538 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.507 per USD. Posisi ini merosot 66 poin dibanding penutupan Selasa (20/5/2014) di level Rp11.441 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju IHSG yang sempat memerah dan menandakan masih rendahnya risk appetite dari pelaku pasar menekan laju rupiah.
"Hal itu berdampak pada kembali tertekannya nilai tukar rupiah hari ini," ujar dia, Rabu (21/5/2014).
Sementara IHSG sore ini berhasil ditutup menguat (rebound) di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG ditutup menguat 14,34 poin atau 0,29 persen ke level 4.910,29.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,57 triliun dengan 5,02 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp12,40 miliar, dengan volume transaksi bersih mencapai 63,84 juta. Tercatat 168 saham naik, 131 saham melemah dan 87 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pada sore hari ini pada level Rp11.509 per USD. Posisi tersebut melemah 19 poin dibanding penutupan hari sebelumnya pada level Rp11.490 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.503 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.489 per USD dan terlemah di level Rp11.523 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.533 per USD, dengan kisaran harian di level Rp11.490-11.555 per USD. Posisi ini terdepresiasi 60 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.473 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah sore hari ini pada level Rp11.514 per USD. Posisi ini menguat dibanding pembukaan pagi tadi di level Rp11.538 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.507 per USD. Posisi ini merosot 66 poin dibanding penutupan Selasa (20/5/2014) di level Rp11.441 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju IHSG yang sempat memerah dan menandakan masih rendahnya risk appetite dari pelaku pasar menekan laju rupiah.
"Hal itu berdampak pada kembali tertekannya nilai tukar rupiah hari ini," ujar dia, Rabu (21/5/2014).
Sementara IHSG sore ini berhasil ditutup menguat (rebound) di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG ditutup menguat 14,34 poin atau 0,29 persen ke level 4.910,29.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,57 triliun dengan 5,02 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp12,40 miliar, dengan volume transaksi bersih mencapai 63,84 juta. Tercatat 168 saham naik, 131 saham melemah dan 87 saham stagnan.
(rna)