Bangun Dua Pabrik Baru, SMGR Rogoh Dana Rp8 T
Rabu, 21 Mei 2014 - 19:04 WIB
Bangun Dua Pabrik Baru, SMGR Rogoh Dana Rp8 T
A
A
A
JAKARTA - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) saat ini tengah mempersiapkan dua pabrik barunya yang berlokasi di Padang dan Rembang. Dua pabrik ini dipastikan akan melakukan groundbreaking pada akhir Mei dan Juni mendatang.
Direktur Utama SMGR Dwi Sutjipto menyebutkan, dana yang digelontorkan untuk membangun dua pabrik ini berkisar antara Rp7,5 triliun hingga Rp8 triliun.
"Dananya masing-masing sekitar Rp3,5 triliun sampai Rp4 triliun, jadi dua itu sekitar Rp7,5 triliun sampai Rp8 triliun," ujarnya di MNC Plaza, Jakarta, Rabu (21/5/2014).
Dia menambahkan, dua pabrik yang ditargetkan akan mulai beroperasi 2016 mendatang ini nantinya akan diorientasikan untuk keperluan domestik. Kapasitas produksi dua pabrik ini mencapai 6 juta ton per tahun, atau masing-masing sekitar 3 juta ton per tahun.
"Nanti tentu saja orientasinya domestik, tapi kita akan tata jadi ketika ada satu unit produksi maka unit produksi yang di tempat lain harus ditata produksinya agar efisien," tambah dia.
Selain dua pabrik barunya tersebut, SMGR juga berencana melakukan pembangunan pabrik kembali yang ditargetkan beroperasi pada 2017 dan 2018 mendatang. Namun dia belum bisa menyebutkan secara spesifik daerah yang ditaksir, karena ini nantinya berkenaan dengan pesaing dan spekulan tanah.
"Ada, kita akan menyiapkan mana pabrik yang akan selesai 2017 dan 2018. Kita akan lihat secara geografis posisi di mana yang baik. Kita harapkan tentu saja kalau seandainya, kan kita selalu pembebasan lahan itu tidak mudah. Jadi kita juga harus selalu ready dengan tempat-tempat yang ada baik yang di Tonasa dengan bahan baku yang cukup banyak," pungkas dia.
Direktur Utama SMGR Dwi Sutjipto menyebutkan, dana yang digelontorkan untuk membangun dua pabrik ini berkisar antara Rp7,5 triliun hingga Rp8 triliun.
"Dananya masing-masing sekitar Rp3,5 triliun sampai Rp4 triliun, jadi dua itu sekitar Rp7,5 triliun sampai Rp8 triliun," ujarnya di MNC Plaza, Jakarta, Rabu (21/5/2014).
Dia menambahkan, dua pabrik yang ditargetkan akan mulai beroperasi 2016 mendatang ini nantinya akan diorientasikan untuk keperluan domestik. Kapasitas produksi dua pabrik ini mencapai 6 juta ton per tahun, atau masing-masing sekitar 3 juta ton per tahun.
"Nanti tentu saja orientasinya domestik, tapi kita akan tata jadi ketika ada satu unit produksi maka unit produksi yang di tempat lain harus ditata produksinya agar efisien," tambah dia.
Selain dua pabrik barunya tersebut, SMGR juga berencana melakukan pembangunan pabrik kembali yang ditargetkan beroperasi pada 2017 dan 2018 mendatang. Namun dia belum bisa menyebutkan secara spesifik daerah yang ditaksir, karena ini nantinya berkenaan dengan pesaing dan spekulan tanah.
"Ada, kita akan menyiapkan mana pabrik yang akan selesai 2017 dan 2018. Kita akan lihat secara geografis posisi di mana yang baik. Kita harapkan tentu saja kalau seandainya, kan kita selalu pembebasan lahan itu tidak mudah. Jadi kita juga harus selalu ready dengan tempat-tempat yang ada baik yang di Tonasa dengan bahan baku yang cukup banyak," pungkas dia.
(gpr)
Lihat Juga :