Harga Minyak di Perdagangan Asia Melemah

Senin, 26 Mei 2014 - 14:47 WIB
Harga Minyak di Perdagangan...
Harga Minyak di Perdagangan Asia Melemah
A A A
SINGAPURA - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini melemah, namun tetap mempertahankan dukungan atas kekhawatiran krisis di Libya serta prospek positif permintaan di Amerika Serikat (AS).

Indeks acuan AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, pada perdagangan pagi turun 26 sen menjadi USD104,09 per barel. Kemudian, menyusut menjadi USD104,03 per barel pada pukul 14.30 WIB.

Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli, turun 26 sen menjadi USD110,26 per barel. Pada siang, harga anjlok 23 sen menjadi USD109,93 per barel.

United Overseas Bank (UOB) Singapura mengatakan, langkah perdagangan mungkin terbatas dengan pasar keuangan di Amerika Serikat dan Inggris tutup terkait hari libur nasional.

"Kekhawatiran geo-politik di Eropa dan tanda-tanda peningkatan permintaan minyak mentah AS memberi tumpangan terhadap harga," ujar UOB dalam catatannya kepada investor, seperti dilansir dari The News, Senin (26/5/2014).

Pedagang mengamati dengan seksama situasi di Ukraina, di mana Petro Poroshenko pada Minggu waktu setempat mengklaim kemenangan gemilang dalam pemilihan presiden di negara itu.

Pemilihan dipicu setelah mantan pemimpin pro-Rusia Viktor Yanukovych digulingkan pada Februari. Poroshenko segera bersumpah untuk mengakhiri pemberontakan berdarah pro-Rusia di sejumlah wilayah bagian timur.

Washington dan sekutu Eropa mendukung pemerintah Ukraina Barat, dan menuduh Rusia telah mengobarkan kerusuhan di wilayah timur.

Analis menilai, konflik bersenjata full-blown di negara bekas Uni Soviet (saluran utama ekspor gas Rusia ke Eropa) bisa mengganggu pasokan dan membuat harga energi meroket.

Harga juga didukung kekhawatiran gangguan pasokan di Libya, anggota OPEC, di mana eskalasi pelanggaran hukum telah diperburuk perebutan kekuasaan antara politisi dan milisi.

Sentimen optimis atas permintaan di AS setelah stok minyak mentah bullish, yang dilaporkan pekan lalu, juga memberikan dukungan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
39 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved