Kadin Optimistis Jumlah Wirausaha Baru Meningkat

Selasa, 03 Juni 2014 - 10:17 WIB
Kadin Optimistis Jumlah...
Kadin Optimistis Jumlah Wirausaha Baru Meningkat
A A A
JAKARTA - Proporsi wirausaha Indonesia masih sangat rendah, dengan presentasi 0,24% dari populasi penduduk atau sekitar 500 ribu orang. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai, angka ini masih sangat kurang untuk mendukung akselerasi pembangunan ekonomi.

Wakil Ketua Umum Kadin bidang CSR Suryani Motik mengatakan, sedikitnya dibutuhkan 2% atau 4,8 juta wirausaha dari populasi penduduk Indonesia. Hal itu sebagaimana prasyarat suksesnya pembangunan ekonomi suatu negara.

Kendati demikian, dirinya optimistis bahwa angka itu bisa tercapai jika didukung peran serta beberapa pihak. Menurut Suryani, optimisme dan upaya untuk mewujudkan wirausaha baru memerlukan sinergisme dan kerja sama baik antara stakeholders terkait, tak terkecuali perguruan tinggi.

"Pelaku di sektor swasta perlu mencari jalan terbaik untuk mengintegrasikan seluruh kegiatannya dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas kewirausahaan," kata Suryani di Jakarta, Selasa (3/6/2014).

Dia menuturkan, untuk beberapa program CSR berbasis kewirausahaan sudah berjalan baik, misalnya kerja sama perusahaan perbankan dengan calon wirausahawan baru atau perusahaan besar dengan para usaha kecil dan menengah (UKM) binaannya.

"Kita harapkan model yang seperti ini bisa terus dikembangkan," ujar Suryani.

Sementara pertanggungjawaban sektor swasta tidak dapat dipisahkan dari seluruh komponen terkait dengan kegiatannya. Sejak lebih dari setengah abad lalu, pihak swasta, khususnya pelaku berskala besar, baik melalui dorongan luar maupun kesadaran sendiri telah melakukan tanggungjawab sosial atau corporate social resposibility (CSR).

"Pada bulan November 2010 setelah melalui proses yang panjang, lebih dari 90 negara melalui badan International Standart Organization mengeluarkan ISO 26000 tentang tanggungjawab sosial," ujarnya.

Standar yang telah diadopsi sebagai SNI-ISO 26000 oleh badan standarisasi nasional tersebut dinilai Kadin merupakan sebuah terobosan besar yang dapat menyatukan berbagai kepentingan untuk tujuan sama, yakni membangun sebuah keberlanjutan untuk perusahaan maupun masyarakat.

"Peran sektor swasta dalam mempercepat pengentasan kemiskinan dengan membantu menciptakan lapangan pekerjaan bagi sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia. Melalui program CSR kewirausahaan diharapkan perekonomian nasional dapat terdongkrak," harap dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelatihan Kewirausahaan...
Pelatihan Kewirausahaan Digital untuk UMKM
Bimbingan Kewirausahaan...
Bimbingan Kewirausahaan untuk Siswa SMA dan SMK
Sinergi PJI, Zurich,...
Sinergi PJI, Zurich, Starbucks, dan AIG Bawa Pelajar ke Kompetisi Wirausaha Global
Hasilkan Wirausaha Muda...
Hasilkan Wirausaha Muda Pemula, Kemenpora Kembali Gelar Kuliah Kewirausahaan
Sambut Gelaran Munas...
Sambut Gelaran Munas Kadin, Kendari Siap Perketat Prokes
Libatkan Ribuan UMKM,...
Libatkan Ribuan UMKM, Pesta Wirausaha Nasional Akan Digelar di Bandung
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved