Harga Minyak WTI Terkoreksi

Jum'at, 06 Juni 2014 - 10:12 WIB
Harga Minyak WTI Terkoreksi
Harga Minyak WTI Terkoreksi
A A A
MELBOURNE - Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) bergerak fluktuatif menjelang data pekerjaan Amerika Serikat (AS) bulan Mei yang akan dirilis Jumat waktu setempat. Sementara harga minyak jenis brent di London stabil.

Harga di pasar berjangka New York sedikit berubah, siap untuk penurunan mingguan kedua. Data pekerjaan AS pada Mei diperkirakan bertambah 215 ribu, turun dibanding April yang mencapai 288 ribu orang.

Data Oil Movements menyebutkan, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (Organization of Petroleum Exporting Countries/OPEC) kemungkinan mengurangi ekspor selama empat pekan hingga 21 Juni mendatang di tengah berkurangnya permintaan di Asia.

"Negara partisipan minyak akan tetap menutup mata pada rilis pekerjaan AS, malam ini," kata Kepala Riset Komoditas Australia & New Zealand Banking Group Mark Pervan seperti dilansir Bloomberg, Jumat (6/6/2014).

Harga minyak WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Juli berada di harga USD102,44 per barel. Kontrak tersebut turun 16 sen menjadi USD102,48, penutupan terendah dalam tiga hari.

Volume di pasar berjangka yang diperdagangkan sekitar 70% lebih sedikit dari rata-rata 100 hari. Harga telah turun 0,3% sepanjang pekanini.

Harga minyak brent di ICE Futures Europe, London untuk pengiriman Juli naik 11 sen menjadi USD108,90 per barel. Premi minyak mentah WTI patokan Eropa diperdagangkan sebesar USD6,45, turun dibandingkan 30 Mei pada harga USD6,70

Pengiriman dari OPEC, tidak termasuk Ekuador dan Angola kemungkinan akan berkurang 110 ribu barel per hari menjadi 23,34 juta dari sebelumnya 23,45 juta. Penurunan tersebut menurut pendiri konsultan di Halifax, Inggris, Roy Mason, didorong pemeliharaan rutin pada kilang Asia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
18 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
52 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved