Agus Marto: Kita Sedang Sambut Ekonomi Lebih Baik
Rabu, 11 Juni 2014 - 18:47 WIB
Agus Marto: Kita Sedang Sambut Ekonomi Lebih Baik
A
A
A
JAKARTA - Perekonomian dunia yang sedang tidak stabil akhir-akhir ini berdampak pada keadaan bank dunia yang tengah mengalami krisis hingga saat ini.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, arah perekonomian Amerika pada saat ini tampak lebih baik dan teratur. "Kita sedang menyambut ekonomi yang lebih baik ke depan," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/6/2014).
Agus mengatakan, Eropa kemarin sudah menurunkan bunga. Hal tersebut memang untuk meyakinkan dan memberikan stimulus. Namun secara umum, pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini cukup baik.
"Untuk Indonesia sedang ada koreksi dan pembenahan pertumbuhan ekonomi. Ini bagian dari Indonesia yang akan mencapai pertumbuhan lebih positif dan berkesinambungan," ujarnya.
Dia menambahkan, jika kuartal I tahun ini pertumbuhannya sebesar 5,2%, diharapkan kuartal II/2014 akan sedikit lebih baik. "Saya berharap sepanjang 2014 pertumbuhannya antara 5,1-5,5%," ujarnya.
Agus menjelaskan, koreksi di beberapa sektor yang harus dibenahi di dalam negeri terkait masalah perlambatan ekonomi agar perekonomian membaik.
"Saya mesti sampaikan, perlambatan ada di sektor pertambangan, khususnya di kawasan timur Indonesia dan manufaktur. Kita harapkan akan ada perbaikan. Untuk sektor batu bara dan kelapa sawit saya kira mungkin akan cukup tertekan tahun ini," pungkasnya.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, arah perekonomian Amerika pada saat ini tampak lebih baik dan teratur. "Kita sedang menyambut ekonomi yang lebih baik ke depan," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/6/2014).
Agus mengatakan, Eropa kemarin sudah menurunkan bunga. Hal tersebut memang untuk meyakinkan dan memberikan stimulus. Namun secara umum, pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini cukup baik.
"Untuk Indonesia sedang ada koreksi dan pembenahan pertumbuhan ekonomi. Ini bagian dari Indonesia yang akan mencapai pertumbuhan lebih positif dan berkesinambungan," ujarnya.
Dia menambahkan, jika kuartal I tahun ini pertumbuhannya sebesar 5,2%, diharapkan kuartal II/2014 akan sedikit lebih baik. "Saya berharap sepanjang 2014 pertumbuhannya antara 5,1-5,5%," ujarnya.
Agus menjelaskan, koreksi di beberapa sektor yang harus dibenahi di dalam negeri terkait masalah perlambatan ekonomi agar perekonomian membaik.
"Saya mesti sampaikan, perlambatan ada di sektor pertambangan, khususnya di kawasan timur Indonesia dan manufaktur. Kita harapkan akan ada perbaikan. Untuk sektor batu bara dan kelapa sawit saya kira mungkin akan cukup tertekan tahun ini," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :