Hingga Juni, PLN Tiga Kali Capai Rekor Beban Puncak

Kamis, 12 Juni 2014 - 12:26 WIB
Hingga Juni, PLN Tiga...
Hingga Juni, PLN Tiga Kali Capai Rekor Beban Puncak
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) meminta kepada seluruh pelanggan listrik untuk menggunakan listrik seefisien mungkin. Karena pemakaian tenaga listrik terutama pada sistem Jawa Bali telah mencapai 3 kali rekor beban dalam 3 bulan berturut-turut yaitu pada bulan April, Mei dan Juni 2014.

Beban puncak Juni 2014 tercatat sebagai yang tertinggi dibanding rekor tertinggi pada bulan April dan Mei, yakni sebesar 23.420 Megawatt (MW) yang terjadi pada Senin 9 Juni pukul 18.00 WIB.

Rekor terbaru beban puncak sistem Jawa Bali sebesar 23.420 MW ini naik sebesar 853 MW atau 3,77% dari beban puncak tahun 2013 sebesar 22.567 MW.

"Diperkirakan kenaikan beban puncak ini dipicu oleh kondisi cuaca yang lebih panas seiring memasuki musim kemarau. Disamping itu juga menjelang bulan puasa dan lebaran biasanya industri menaikkan produksinya," ujar Manajer Senior Komunikasi Korporat, PT PLN (Persero), Bambang Dwiyanto dalam keterangannya, Kamis (12/6/2014).

Bambang membandingkan, rekor beban puncak tertinggi bulan April 2014 sebesar 22.974 MW (terjadi pada tanggal 24 April jam 18.00 WIB) dan rekor beban puncak tertinggi bulan lalu sebesar 23.208 MW (terjadi pada tanggal 6 Mei jam 18.00 WIB).

Mengantisipasi pertumbuhan beban di sisi pelanggan, PLN akan terus berupaya memenuhi kecukupan pasokan listrik dilakukan dengan terus membangun pembangkit baru, jaringan transmisi dan gardu induk.

Dijelaskan Bambang, saat ini kondisi pasokan listrik di sistem kelistrikan Jawa Bali cukup untuk memenuhi permintaan listrik. Namun PLN tetap mengimbau para pelanggan untuk menghemat penggunaan listrik khususnya untuk pemakaian yang sifatnya konsumtif.

Hal ini bisa dilakukan di antaranya dengan mematikan alat elektronik yang tidak diperlukan, seperti lampu yang tidak digunakan, televisi yang tidak ditonton, radio yang sedang tidak didengarkan dan lain-lain.

“Menghemat pemakaian listrik bisa dilakukan tanpa mengurangi kenyamanan kita. Dengan demikian maka pertumbuhan pemakaian listrik bisa ditekan dan kita juga bisa mengurangi rekening listrik bulanan secara signifikan,” imbau Bambang.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
PLN Startup Day 2025...
PLN Startup Day 2025 Dukungan Kembangkan Startup Greentech Indonesia
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Berita Terkini
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
26 menit yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
1 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
1 jam yang lalu
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
1 jam yang lalu
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
2 jam yang lalu
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
3 jam yang lalu
Infografis
Susu Kecoa Diklaim Peneliti...
Susu Kecoa Diklaim Peneliti Tiga Kali Lebih Bergizi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved