Produsen Mamin Tingkatkan Produksi Tiga Kali Lipat

Kamis, 12 Juni 2014 - 13:46 WIB
Produsen Mamin Tingkatkan...
Produsen Mamin Tingkatkan Produksi Tiga Kali Lipat
A A A
JAKARTA - Jelang masuknya Ramadan, para produsen makanan dan minuman telah menambah jumlah produksi hingga tiga kali lipat dari produksi normal.

"Produksi ditingkatkan, bahkan beberapa jenis produk makanan dan minuman yang dipakai untuk buka puasa, sudah meningkatkan 2-3 kali dari yang normal," ujar Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman di Kantor Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Jakarta, Kamis (12/6/2014).

Namun, Adhi melihat sejauh ini permintaan makanan dan minuman saat Ramadan tidak akan sebesar seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena produk makanan dan minuman terbagi juga untuk kebutuhan pemilu.

"Kita banyak fokusnya ke pemilu. Jadi geregetnya tidak seperti tahun-tahun yang dimana permintaan itu meningkatkan untuk persediaan di toko," ujarnya.

Meski demikian, Lukman tetapi yakin saat Ramadan tahun ini akan terjadi lonjakan permintaan sekitar 1,5-2 kali lipat jika dibandingkan bulan-bulan biasa dengan nilai transaksi penjualan makanan dan minuman hingga Rp120 triliun.

"Jika melihat dari tahun-tahun sebelumnya, ada lonjakan 1,5-2 kali lipat. Misalnya pada saat normal itu Rp60 triliun, kalau dua kali berarti bisa Rp120 triliun," katanya.

Lukman juga menyatakan baru bisa memberikan data lonjakan permintaan makanan dan minuman sekitar 2-3 pekan ke depan.

"Kalau permintaan produknya hampir semua merata. Tapi terutama produk yang manis-manis yang banyak diminati. Ini belum kelihatan, persentase masih kita amati. Nanti 2-3 pekan lagi baru kelihatan berapa peningkatannya," kata dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Belum Juga Ramadhan,...
Belum Juga Ramadhan, Harga Pangan Sudah Mencekik
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
8 Makanan dan Minuman...
8 Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dikonsumsi setelah Lebaran, Nomor 7 Kurangi Risiko Penyakit
Arus Mudik dan Balik...
Arus Mudik dan Balik Lebaran, Industri Makanan-Minuman Minta Dispensasi Angkutan Logistik
Industri F&B Melaju...
Industri F&B Melaju Pesat, LNK Jawab Tantangan Lewat Fasilitas Inovatif
Kinerja Industri Minuman...
Kinerja Industri Minuman Tahun 2023 Serta Peluang dan Tantangan di Tahun 2024
Berita Terkini
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
5 menit yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
25 menit yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
48 menit yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
1 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved