Rupiah Berakhir pada Level Rp11.796/USD
Jum'at, 13 Juni 2014 - 16:25 WIB
Rupiah Berakhir pada Level Rp11.796/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir terapresiasi di tengah terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.796 per USD. Posisi ini hanya selisih 6 poin dari penutupan hari sebelumnya di level Rp11.790 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.776 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp11.770 per USD dan terlemah di level Rp11.796 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini juga berakhir pada level Rp11.796 per USD, dengan kisaran harian Rp11.786-11.836 per USD. Posisi ini menguat 34 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.830 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.799 per USD. Posisi ini juga melonjak 34 poin dibanding posisi hari sebelumnya di level Rp11.833 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.781 per USD. Posisi ini menguat 32 poin dibanding posisi pada penutupan Kamis (12/6/2014) di level Rp11.813 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini masih dipengaruhi sentimen positif masih dipertahankannya suku bunga acuan (BI Rate) pada level 7,5% oleh Bank Indonesia, kemarin.
"Sentimen BI Rate kembali mendorong penguatan nilai tukar rupiah," kata dia, Jumat (13/6/2014).
Sementara IHSG hari ini melanjutkan kejatuhan hari kemarin di tengah menguatnya bursa Asia. IHSG terkoreksi 7,74 poin atau 0,16% ke level 4.926,66.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp10,42 triliun dengan 7,58 miliar saham diperdagangkan dan aksi bersih asing mencapai Rp736,1 miliar. Tercatat 124 saham naik, 149 saham melemah dan 97 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.796 per USD. Posisi ini hanya selisih 6 poin dari penutupan hari sebelumnya di level Rp11.790 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.776 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp11.770 per USD dan terlemah di level Rp11.796 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini juga berakhir pada level Rp11.796 per USD, dengan kisaran harian Rp11.786-11.836 per USD. Posisi ini menguat 34 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.830 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.799 per USD. Posisi ini juga melonjak 34 poin dibanding posisi hari sebelumnya di level Rp11.833 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.781 per USD. Posisi ini menguat 32 poin dibanding posisi pada penutupan Kamis (12/6/2014) di level Rp11.813 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini masih dipengaruhi sentimen positif masih dipertahankannya suku bunga acuan (BI Rate) pada level 7,5% oleh Bank Indonesia, kemarin.
"Sentimen BI Rate kembali mendorong penguatan nilai tukar rupiah," kata dia, Jumat (13/6/2014).
Sementara IHSG hari ini melanjutkan kejatuhan hari kemarin di tengah menguatnya bursa Asia. IHSG terkoreksi 7,74 poin atau 0,16% ke level 4.926,66.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp10,42 triliun dengan 7,58 miliar saham diperdagangkan dan aksi bersih asing mencapai Rp736,1 miliar. Tercatat 124 saham naik, 149 saham melemah dan 97 saham stagnan.
(rna)