Prabowo Anggarkan Rp1.000 T untuk Bangun Desa
Minggu, 15 Juni 2014 - 21:52 WIB
Prabowo Anggarkan Rp1.000 T untuk Bangun Desa
A
A
A
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) nomor urut satu Prabowo Subianto menyampaikan akan mengutamakan ekonomi kerakyatan dalam menjalankan pemerintahan Indonesia. Salah satunya dengan mengalokasikan dana Rp1.000 triliun dari berbagai kebocoran negara ke luar negeri untuk pembangunan desa.
"Kita mengerti bahwa tujuan bernegara adalah untuk mencapai kemakmuran bersama. Banyak yang harus kita lakukan untuk ini itu. Masalahnya dari mana uangnya, sumber dayanya untuk tumbuhkan kesejahteraan itu," ujar Prabowo dalam Debat Capres 2014 di Gran Melia Hotel, Jakarta, Minggu (15/6/2014).
Dia menegaskan kebocoran anggaran di Indonesia sudah fantastis, yaitu sebesar Rp1.000 triliun. Jika dirinya diberi mandat oleh rakyat untuk menjalankan pemerintahan, maka akan menutup kebocoran tersebut dan mengalirkannya untuk ekonomi kerakyatan.
"Aliran bukan dari desa ke kota, tapi dari kota turun ke desa. Saya akan alokasikan Rp1 miliar minimal dalam satu tahun untuk tiap desa di Indonesia. Kita akan alirkan rakyat di kota untuk desa," jelasnya.
Prabowo juga menyampaikan akan meningkatkan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebanyak dua kali lipat menjadi sebesar Rp6 juta per bulan.
"Kita pangkas kebocoran, sehingga penghasilan seluruh bangsa akan naik. Karena justru kita menjadi negara yang menguasai kekayaan bangsa Indonesia. Itulah tekad kami dan yang akan kami lakukan manakala diberikan mandat," katanya.
Sementara capres nomor urut dua, Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya menyampaikan pendidikan dan kesehatan adalah nomor satu untuk menciptakan Indonesia yang berdaya saing.
"Pembangunan ekonomi ke depan yang pertama pembangunan manusia lewat pendidikan. Kemudian, bidang kesehatan dengan kartu Indonesia sehat. Kecerdasan dengan kartu Indonesia pintar. Itulah kita akan mempunyai manusia produktif, kita akan punya daya saing kalau produktivitas meningkat," ujarnya.
Selain itu, pemerataan juga akan menjadi perhatiannya. Melalui pembangunan koperasi, UMKM, pembangunan pertanian, maritim, dan industri.
"Inilah yang kami maksud sebagai jalan yang akan membuat kita semakin sejahtera, ekonomi kokoh dan berdaya saing," pungkasnya.
"Kita mengerti bahwa tujuan bernegara adalah untuk mencapai kemakmuran bersama. Banyak yang harus kita lakukan untuk ini itu. Masalahnya dari mana uangnya, sumber dayanya untuk tumbuhkan kesejahteraan itu," ujar Prabowo dalam Debat Capres 2014 di Gran Melia Hotel, Jakarta, Minggu (15/6/2014).
Dia menegaskan kebocoran anggaran di Indonesia sudah fantastis, yaitu sebesar Rp1.000 triliun. Jika dirinya diberi mandat oleh rakyat untuk menjalankan pemerintahan, maka akan menutup kebocoran tersebut dan mengalirkannya untuk ekonomi kerakyatan.
"Aliran bukan dari desa ke kota, tapi dari kota turun ke desa. Saya akan alokasikan Rp1 miliar minimal dalam satu tahun untuk tiap desa di Indonesia. Kita akan alirkan rakyat di kota untuk desa," jelasnya.
Prabowo juga menyampaikan akan meningkatkan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebanyak dua kali lipat menjadi sebesar Rp6 juta per bulan.
"Kita pangkas kebocoran, sehingga penghasilan seluruh bangsa akan naik. Karena justru kita menjadi negara yang menguasai kekayaan bangsa Indonesia. Itulah tekad kami dan yang akan kami lakukan manakala diberikan mandat," katanya.
Sementara capres nomor urut dua, Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya menyampaikan pendidikan dan kesehatan adalah nomor satu untuk menciptakan Indonesia yang berdaya saing.
"Pembangunan ekonomi ke depan yang pertama pembangunan manusia lewat pendidikan. Kemudian, bidang kesehatan dengan kartu Indonesia sehat. Kecerdasan dengan kartu Indonesia pintar. Itulah kita akan mempunyai manusia produktif, kita akan punya daya saing kalau produktivitas meningkat," ujarnya.
Selain itu, pemerataan juga akan menjadi perhatiannya. Melalui pembangunan koperasi, UMKM, pembangunan pertanian, maritim, dan industri.
"Inilah yang kami maksud sebagai jalan yang akan membuat kita semakin sejahtera, ekonomi kokoh dan berdaya saing," pungkasnya.
(dmd)
Lihat Juga :