Prabowo-Hatta Tinjau Ulang Kebijakan Cost Recovery

Kamis, 19 Juni 2014 - 16:01 WIB
Prabowo-Hatta Tinjau...
Prabowo-Hatta Tinjau Ulang Kebijakan Cost Recovery
A A A
JAKARTA - Pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dalam visi misinya akan meninjau ulang perjanjian kontrak antara pemerintah dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Minyak dan Gas terkait cost recovery karena tidak mencermikan kedaulatan negara dan kedaulatan rakyat.

Tim Sukses Prabowo-Hatta, Kardaya Warnika mengatakan bahwa aturan terkait cost recovery hanya tepat diberikan ketika perusahaan tambang migas tersebut melakukan kegiatan eksplorasi ketika ditemukannya cadangan dan mulai melakukan kegiatan eksploitasi, maka tidak perlu lagi negara memberikan cost recovery.

"Tidak perlu lagi (cost recovery). Jelas itu tidak mencerminkan kedaulatan negara dan kedaulatan rakyat," ujar Kardaya di Gedung MPR, Jakarta, Kamis (19/6/2014).

Kardaya menjelaskan, jika memang pasangan yang didukungnya tersebut terpilih, pihaknya akan merevisi aturan cost recovery. Bahkan kebijakan tersebut hanya ada di Indonesia, sementara di negara penghasil minyak lain tidak ada.

Selain merevisi cost recovery, tim sukses pasangan capres dan cawapres nomor urut satu juga akan memaksimalkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), terutama pembangkit listrik tenaga air dan juga pembangkit listrik mini hydro.

“Sumatera kaya akan sungai yang bisa dimaksimalkan. Kalau satu mini hydro bisa menghasilkan pembangkit 5 megawatt, bagaimana dengan 100 pembangkit, jumlahnya akan bertambah besar,” ujar mantan Kepala BP Migas ini.

Menurut dia, dengan adanya pembangkit listrik dari pembangkit tenaga air dan mini hydro, maka PLN bisa melakukan penghematan yang cukup besar. Pasalnya, listrik yang dihasilkan dari air tersebut lebih murah jika dibandingkan dengan menggunakan BBM.

“Bahkan perbedaan harganya mencapai empat kali lipat,” pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sekolah dengan Teknologi...
Sekolah dengan Teknologi Energi Terbarukan di Tasmania
Transisi Me­nu­ju...
Transisi Me­nu­ju Era Energi Bersih Men­dekati Kenyataan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Kebijakan Penerapan Subsidi Energi
Pemerintah Masih Mengkaji...
Pemerintah Masih Mengkaji Skema Penyaluran Subsidi Energi
Keren, Sekam Padi yang...
Keren, Sekam Padi yang Selama Ini Terbuang Ternyata Bisa Jadi Sumber Listrik
Energi Nuklir Jadi Solusi...
Energi Nuklir Jadi Solusi Data Center yang Rakus Energi!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved