Ini yang Diperhatikan Masyarakat Sebelum Beli Barang
Jum'at, 20 Juni 2014 - 13:37 WIB
Ini yang Diperhatikan Masyarakat Sebelum Beli Barang
A
A
A
JAKARTA - Temuan terkini dari Global Survey of Corporate Social Responsibility diselenggarakan Nielsen, perusahaan global penyedia informasi dan insights, memaparkan konsumen Indonesia memiliki tingkat kesadaran sosial tinggi menyangkut belanja barang dan jasa.
Sebagian besar dari mereka memeriksa kemasan produk untuk mengukur seberapa besar komitmen suatu merek untuk menciptakan dampak sosial dan lingkungan positif.
Managing Director Nielsen di Indonesia, Catherine Eddy menjelaskan, konsumen Indonesia bersedia membelanjakan uang mereka untuk membeli barang dan jasa dari perusahaan-perusahaan yang memiliki komitmen kepada tanggung jawab dan sosial lingkungan.
Survei ini menemukan lebih dari enam dari 10 konsumen di Indonesia (64%), bersedia membayar lebih untuk produk dan jasa dari perusahaan berkomitmen menciptakan dampak sosial dan lingkungan positif lebih tinggi dibandingkan rata-rata global 55%.
Nielsen Global Survey of Corporate Social Responsibility mensurvei 30 ribu konsumen di 60 negara. Ini untuk mendapatkan pemahaman mengenai seberapa besar gairah konsumen seputar usaha berkesinambungan, jika menyangkut pertimbangan untuk membeli segmen konsumen mana yang paling mendukung usaha tanggung jawab lingkungan maupun tanggung jawab sosial lainnya.
"Sebelum memutuskan membeli merek, 62% konsumen Indonesia mengecek kemasan produk untuk memastikan merek yang akan dibeli berkomitmen untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan sosial," kata dia, Jumat (20/6/2014).
Menurutnya, konsumen mencari merek yang berkomitmen mendukung komunitas lokal serta memperbaiki keadaan lingkungan dan membuat perbedaan. Informasi pada kemasan sangat berpengaruh bagi konsumen untuk mengenali merek-merek yang sadar lingkungan dan sosial.
"Pemilik merek perlu membantu konsumen dalam membuat keputusan untuk membeli dengan cara menyatakan posisi dan komitmen perusahaan atas isu-isu sosial dan lingkungan secara jelas," kata Catherine.
Sebagian besar dari mereka memeriksa kemasan produk untuk mengukur seberapa besar komitmen suatu merek untuk menciptakan dampak sosial dan lingkungan positif.
Managing Director Nielsen di Indonesia, Catherine Eddy menjelaskan, konsumen Indonesia bersedia membelanjakan uang mereka untuk membeli barang dan jasa dari perusahaan-perusahaan yang memiliki komitmen kepada tanggung jawab dan sosial lingkungan.
Survei ini menemukan lebih dari enam dari 10 konsumen di Indonesia (64%), bersedia membayar lebih untuk produk dan jasa dari perusahaan berkomitmen menciptakan dampak sosial dan lingkungan positif lebih tinggi dibandingkan rata-rata global 55%.
Nielsen Global Survey of Corporate Social Responsibility mensurvei 30 ribu konsumen di 60 negara. Ini untuk mendapatkan pemahaman mengenai seberapa besar gairah konsumen seputar usaha berkesinambungan, jika menyangkut pertimbangan untuk membeli segmen konsumen mana yang paling mendukung usaha tanggung jawab lingkungan maupun tanggung jawab sosial lainnya.
"Sebelum memutuskan membeli merek, 62% konsumen Indonesia mengecek kemasan produk untuk memastikan merek yang akan dibeli berkomitmen untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan sosial," kata dia, Jumat (20/6/2014).
Menurutnya, konsumen mencari merek yang berkomitmen mendukung komunitas lokal serta memperbaiki keadaan lingkungan dan membuat perbedaan. Informasi pada kemasan sangat berpengaruh bagi konsumen untuk mengenali merek-merek yang sadar lingkungan dan sosial.
"Pemilik merek perlu membantu konsumen dalam membuat keputusan untuk membeli dengan cara menyatakan posisi dan komitmen perusahaan atas isu-isu sosial dan lingkungan secara jelas," kata Catherine.
(izz)
Lihat Juga :