Rupiah Dibuka Terdepresiasi

Senin, 23 Juni 2014 - 09:45 WIB
Rupiah Dibuka Terdepresiasi
Rupiah Dibuka Terdepresiasi
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini dibuka terdepresiasi. Pelemahan ini di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pada pagi hari ini di level Rp11.973 per USD. Posisi ini terdepresiasi 8 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.965 per USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini di level Rp12.021 per USD. Posisi ini lebih buruk 45 poin dibanding posisi hari sebelumnya di level Rp11.976 per USD.

Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.018 per USD. Posisi ini merosot 42 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.976 per USD.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada memprediksi, rupiah pada awal pekan ini masih mengalami tekanan karena sejumlah sentimen dari luar negeri.

Dia menuturkan, pertahanan rupiah di zona hijau pada pekan lalu bocor, sehingga kembali melanjutkan pelemahannya. Apalagi setelah beredar kabar bahwa peningkatan inflasi Amerika Serikat akan bertahan dan diperkirakan cenderung meningkat lebih cepat, sehingga The Fed akan lebih cepat pula dalam menaikkan tingkat suku bunga Fed rate.

Sentimen ini, menurut dia, yang membuat USD kembali menguat dan tentunya berimbas negatif pada rupiah. Kekhawatiran masih adanya potensi peningkatan tensi geopolitik di Irak terhadap melonjaknya harga minyak mentah turut menambah sentimen negatif Rupiah.

"Laju rupiah di bawah level resisten Rp11.927. Diperkirakan Rupiah masih berpotensi melanjutkan pelemahannya, namun diharapkan dapat terbatas. Rp11.975-11.959 berdasarkan kurs tengah BI," kata dia, Senin (23/6/2014).

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada akhir pekan lalu berada di level Rp11.967 per USD. Posisi ini melemah 51 poin dibanding posisi pada penutupan Kamis (19/6/2014) di level Rp11.916 per USD.

Sementara IHSG pagi ini dibuka positif pada awal perdagangan hari ini seiring psoitifnya bursa Asia. IHSG naik 17,17 poin atau 0,35% ke level 4.864,88.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
2 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
3 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
3 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
4 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
4 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
4 jam yang lalu
Infografis
Pendaftaran KIP Kuliah...
Pendaftaran KIP Kuliah untuk Seleksi Mandiri 2023 Dibuka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved