Pelabuhan Harus Dibangun di Daerah Terisolir

Selasa, 24 Juni 2014 - 20:31 WIB
Pelabuhan Harus Dibangun...
Pelabuhan Harus Dibangun di Daerah Terisolir
A A A
JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia II atau IPC menggelar diskusi yang bertajuk “Sharing Session The Study of Economic Impact of Infrastructure and Equipment Development in Port Towards The National and Regional Economy", membahas masalah pembangunan pelabuhan untuk daerah-daerah di Indonesia.

Menurut Pengamat ekonomi Faisal Basri, ini merupakan momen diskusi yang tepat dalam mengangkat isu maritim yang ada di Indonesia. Tentu saja masalah pembangunan pelabuhan tersebut membutuhkan dana yang cukup besar.

"Kajian kali ini lingkupnya adalah pelabuhan-pelabuhan yang ada di bawah IPC yakni Jakarta, Bengkulu, Teluk Bayur, Jambi, Sumatera Selatan, dan Tanjung Pandan," ujar Faisal di hotel Four Seasons Jakarta, Selasa (24/6/2014).

Untuk daerah-daerah lain menurut Faisal, nampaknya belum terjamah untuk pembangunan pelabuhan. Karena pasti akan memakan biaya yang banyak.

"Nah, masalahnya, dana untuk membangun pelabuhan tersebut tidak ada. Dananya kan dari APBN. Tapi, apakah kita harus menunggu sampai daerah-daerah tersebut maju?" tanyanya.

"Kan sudah terbukti, selama ini pelabuhan Pulau Bay Bengkulu terjadi pendangkalan terus dan tidak dikonteinerisasi, sehingga kebutuhan masyarakat Bengkulu didatangkan lewat darat melalui truk, begitupun produksi Bengkulu di jual lewat darat, yang menyebabkan harga menjadi mahal. Setelah terjadi efektifitas dan konteinerisasi Pulau Bay terjadi peningkatan 25% terhadap pertumbuhan ekonomi Bengkulu," jelas dia

Menurut dia, justru dengan gagasan dari IPC ini membuka keterisolasian daerah yang selama ini terabaikan. Misalnya, Bengkulu, Jambi dan Sumatera Barat. Dampaknya yang paling nyata adalah terjadinya penurunan harga-harga.

"Tapi, kalau IPC dan Pelindo II saja yang peduli terhadap pentingnya pembangunan pelabuhan-pelabuhan di daerah-daerah, itu tidak cukup. Kalau hanya Jakarta dan Sumatera saja yang ditangani, itu sumbangannya terhadap PDB nasional sudah 85%. Harusnya, daerah-daerah lain juga perlu perhatian," ujar dia.

Dia memberikan contoh untuk pelabuhan pelabuhan Tanjung Priok yang bisa dijadikan ujung tombak perbaikan sistem transportasi laut, kemudian mengurangi logistic cost.

"Nah ini efeknya terhadap penurunan inflasi, maka dampaknya besar sekali terhadap pertumbuhan ekonomi. Jadi, kalau saja terjadi penurunan 1% dari inflasi saja, itu dampaknya besar sekali," tutup dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baru Diresmikan, Operasional...
Baru Diresmikan, Operasional Pelabuhan Patimban Sudah Mengundang Tanya
Kuasa Politik di Balik...
Kuasa Politik di Balik Proyek Pelabuhan Patimban
Pelabuhan Internasional...
Pelabuhan Internasional Patimban Dijadwalkan Akan Diresmikan Jokowi Hari Ini
Alur Masuk Barang Kawasan...
Alur Masuk Barang Kawasan Pelabuhan Kini Miliki Aturan Baru
SPSL Perkuat Standar...
SPSL Perkuat Standar Keselamatan di Lingkungan Operasional Pelabuhan
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan
Berita Terkini
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
18 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
40 menit yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
1 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
2 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
2 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved