PGN Alokasikan Gas 80 MMSCFD untuk Lampung

Rabu, 25 Juni 2014 - 14:36 WIB
PGN Alokasikan Gas 80...
PGN Alokasikan Gas 80 MMSCFD untuk Lampung
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengalokasikan gas dari PGN FSRU Lampung sebesar 80 MMSCFD untuk mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PGN Djoko Saputro menyatakan, jumlah ini bisa ditambah seiring dengan pertumbuhan penggunaan gas di Lampung.

"Pembangunan proyek jaringan gas bumi terintegrasi Lampung ini telah mendapatkan izin prinsip melalui Keputusan Gubernur Lampung No G/743.a/II.06/HK/2011," kata Djoko dalam rilisnya, Rabu (25/6/2014).

Selain Lampung, PGN FSRU Lampung juga akan memasok kebutuhan gas untuk berbagai sektor mulai dari rumah tangga, UKM, industri dan listrik di Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta. PGN FSRU Lampung sendiri memiliki kapasitas regasifikasi sebesar 240 MMSCFD.

Pemerintah Lampung juga sudah mengeluarkan Surat No. 340/2940/111.17/2010 tanggal 23 November 2010 perihal Pemanfaatan Gas PGN di Wilayah Lampung.

PGN FSRU Lampung merupakan salah satu FSRU terbesar di dunia. FSRU adalah sebuah kapal yang dilengkapi fasilitas penampung LNG (gas alam cair) dan peralatan yang mampu mengubah LNG dari bentuk cair ke bentuk gas (proses regasifikasi) untuk kemudian disalurkan ke konsumen melalui jaringan pipa gas sumber pasokan FSRU Lampung dalam tahap awal berasal dari Kilang LNG Tangguh Papua maupun kilang lainnya.

Pada tahun ini, PGN FSRU Lampung memperoleh pasokan gas sebanyak 5 kargo LNG Tangguh. Pada tahun depan, alokasi LNG dari Tangguh tersebut akan meningkat hingga 14 kargo.

Djoko menjelaskan, pembangunan PGN FSRU Lampung merupakan bagian integral dari proyek gas bumi terintegrasi Indonesia yang sedang dibangun dan dikembangkan oleh PGN. Berbeda dengan FSRU yang sudah beroperasi di Indonesia, PGN FSRU Lampung merupakan terobosan karena diintegrasikan dengan jaringan pipa transmisi dan distribusi.

Dengan demikian, dapat digunakan secara luas oleh semua sektor industri, rumah tangga, UKM listrik dan transportasi di berbagai daerah mulai dari Lampung sendiri, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta.

Gubernur Lampung Ridho Ficardo menyambut baik komitmen dan konsistensi PGN dalam mengembangkan infrastruktur gas bumi, khususnya di Lampung dan di wilayah Indonesia lainnya. Ridho menyatakan bahwa dengan adanya gas dari PGN FSRU Lampung dan jaringan pipa gas bumi ini dapat mendukung kemandirian energi di wilayah Lampung.

"Pemprov Lampung akan mendukung upaya PGN untuk terus meningkatkan pemanfaatan gas bumi bagi sektor usaha, UKM, transportasi dan rumah tangga. Melalui penggunaan gas bumi yang efisien dan ramah lingkungan, kami berharap ekonomi Lampung akan tumbuh lebih tinggi dan mensejahterakan masyarakat," tutur dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kinerja PGN di Semester...
Kinerja PGN di Semester I/2020 Terbebani Tak Cuma Soal Triple Down Effect
PGN SAKA Kebut Proyek...
PGN SAKA Kebut Proyek Lapangan Sidayu Jadi 12 Bulan
PGN Optimalkan Kontribusi...
PGN Optimalkan Kontribusi Bisnis Upstream hingga Downstream Migas
Pembangunan Infrastruktur...
Pembangunan Infrastruktur Migas Harus Didukung Pasokan yang Terukur
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Saatnya Industri Hulu...
Saatnya Industri Hulu Migas Jadi Lokomotif Ekonomi
Berita Terkini
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
25 menit yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
34 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
1 jam yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
2 jam yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
3 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved