Bancassurance Sumbang 35% Pemasaran Asuransi Jiwa

Rabu, 25 Juni 2014 - 18:14 WIB
Bancassurance Sumbang...
Bancassurance Sumbang 35% Pemasaran Asuransi Jiwa
A A A
JAKARTA - Jika dilihat dari kontribusi saluran pemasaran asuransi jiwa terhadap total premi, saluran pemasaran keagenan pada kuartal I/2014 berkontribusi sebesar 43%. Bancassurance serta saluran alternatif masing-masing berkontribusi 35% dan 22%.

Sementara, saluran pemasaran keagenan dan alternatif tumbuh masing-masing 7,5% dan 21,7%. Untuk saluran pemasaran bancassurance mengalami perlambatan sebesar 19,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim mengatakan, hal ini banyak disebabkan penjualan produk dengan premi tunggal yang menurun disebabkan penjualan produk-produk berbalut investasi baik tradisional maupun unit link.

Sementara, AAJI juga mencatatkan penurunan pada total pendapatan premi di kuartal pertama sebesar Rp25,65 triliun atau turun sebesar 1,5% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya dari Rp26,05 triliun.

Penurunan kinerja tersebut disebabkan penurunan total premi bisnis baru sebesar 15,5% dari Rp17,16 triliun menjadi Rp14,51 triliun.

Kepala Departemen Komunikasi AAJI Nini Sumohandoyo mengatakan, penurunan total premi bisnis baru pada kuartal I dikarenakan adanya dampak volatilitas pasar dan gejolak ekonomi tahun lalu, serta investor yang masih menunggu hasil pemilihan presiden pada Juli.

"Sekarang kinerja keuangan asuransi agak melambat, karena kesibukan pemilu. Tapi kami yakin setelah proses ini beres, iklim kita pasti akan membaik," kata Nini saat konferensi pers laporan kinerja keuangan kuartal I/2014 AAJI di Jakarta, Rabu (25/6/2014).

Dia juga meyakini, pendapatan dapat tumbuh sekitar 20% hingga akhir tahun. Menurutnya, optimisme ini didasarkan beberapa faktor, diantaranya tingkat pertumbuhan tertanggung individu yang meningkat, serta klaim surrender atau putus kontrak yang menurun.

"Meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap industri asuransi jiwa juga tercermin dari menurunnya jumlah klaim surrender sebesar 39,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi...
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi Cara Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Proteksi Diri
Daftar Rumah Sakit di...
Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Tidak Menerima BPJS Kesehatan
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Meneropong Potensi Besar...
Meneropong Potensi Besar Pasar Penjualan Asuransi Kecelakaan
Apa Pentingnya Punya...
Apa Pentingnya Punya Asuransi Kendaraan Ketika Mudik Lebaran?
BRINS Hadirkan Greensurance,...
BRINS Hadirkan Greensurance, Inovasi Terbaru Asuransi Ramah Lingkungan
Berita Terkini
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
23 menit yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
34 menit yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
50 menit yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
1 jam yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
1 jam yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
2 jam yang lalu
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved