Kenaikan Tarif Listrik Tingkatkan Rasio Elektrifikasi

Jum'at, 27 Juni 2014 - 13:48 WIB
Kenaikan Tarif Listrik...
Kenaikan Tarif Listrik Tingkatkan Rasio Elektrifikasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengatakan, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) untuk menyelamatkan anggaran negara dari beban subsidi sudah terlampau besar.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jarman mengatakan, akibat beban biaya subsidi energi, pemerintah juga mengalami kesulitan dalam menjawab peningkatan rasio elektrifikasi secara nasional.

"Sektor kelistrikan perlu diselamatkan. Kemampuan pemerintah terbatas akibat beban subsidi listrik yang besar. Bila diskalakan dalam jumlah penduduk, sebanyak 50 juta orang belum menikmati listrik," kata Jarman di Jakarta, Jumat (27/6/2014).

Menurutnya, dengan jumlah penduduk sebanyak 250 juta jiwa, persentase rasio elektrifikasi saat ini baru sekitar 79,5%. Untuk itu, peningkatan rasio elektrifikasi menjadi tantangan berat dalam menjawab kebutuhan listrik bagi masyarakat.

Dia mengakui, keputusan kenaikan tarif listrik mungkin cukup memberatkan bagi enam pelanggan PT PLN (Persero) yang terkena peyesuaian.

"Keputusan ini mungkin pahit bagi golongan tertentu, tapi mengingat sektor kelistirkan perlu diselamatkan, karena kemampuan pemerintah terbatas," ujarnya.

Dalam menjawab tantangan untuk peningkatan rasio elektrifikasi nasional, pemerintah telah menyusun roadmap atau jangka waktu dalam melistriki daerah secara keseluruhan.

Pada 2020, pemerintah akan menggenjot rasio elektrifikasi nasional hingga mencapai 99%. Untuk mewujudkan hal tersebut, setidaknya pemerintah perlu menambah sebanyak 3 juta pelanggan rumah tangga baru.

"Ini tantangan yang besar. Harus ada tiga juta pelanggan rumah tangga baru di setiap tahun yang bisa menikmati listriik jika rasio elektrifikasi nasional digenjot sampai 99% di 2020," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
Resmi, Ini Rincian Tarif...
Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik Terbaru per Oktober-Desember 2024
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Berita Terkini
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
46 menit yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
9 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
10 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
10 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
11 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
11 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved