IHSG Pekan Depan Diproyeksi di Kisaran 4.750-4.855

Sabtu, 05 Juli 2014 - 14:35 WIB
IHSG Pekan Depan Diproyeksi...
IHSG Pekan Depan Diproyeksi di Kisaran 4.750-4.855
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan diproyeksikan akan berada pada rentang support 4.750-4.855 dengan resisten 4.975-4.990.

Analis dari Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Reza Priyambada mengatakan, IHSG pada perdagangan pekan depan akan membentuk pola menyerupai shooting star pada middle bollinger bands. Sementara MACD masih turun dengan histogram negatif yang memendek. Sedangkan RSI, William's %R, dan Stochastic mulai tertahan penurunannya.

"IHSG hampir mendekati kisaran target support (4.821-4.832) namun, tidak sampai bersentuhan dan mampu melewati target kisaran resisten (4.862-4.895) yang memperlihatkan kembalinya aksi beli meski masih bertahap," kata dia dalam risetnya, Sabtu (5/7/2014).

Dalam risetnya dia mengungkapkan, meskipun data-data yang akan dirilis diekspektasikan positif dan IHSG masih ada peluang untuk berbalik melanjutkan penguatan, namun masih ada sentimen dalam negeri yang berpotensi menghambat.

"Jangan sampai hasil sementara pilpres (Pemilihan Presiden) nanti menghambat potensi kenaikan IHSG. Apapun hasil pilpres diharapkan dapat direspon secara rasional dan diharapkan tidak mengkontaminasi pasar," imbuh dia.

Sementara IHSG selama sepekan kemarin mengalami kenaikan +60,69 poin (1,25%) atau lebih tinggi dari pekan sebelumnya yang melemah -2.57 poin (-0.05%). Semua indeks utama mayoritas menguat dengan kenaikan tertinggi oleh indeks JII yang menguat 1,80% dan diikuti indeks IDX30 (1,62%), LQ45 (1,59%), dan lainnya.

Sedangkan indeks sektoral melaju variatif cenderung menguat dimana penguatan terjadi pada indeks properti (4,70%) diikuti indeks infrastruktur (1,87%), indeks konsumer (1,34%), dan lainnya. Untuk indeks perkebunan menjadi satu-satunya indeks yang mengalami pelemahan dengan turun 3,67%.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Menunggu Data Ekonomi...
Menunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat
IHSG Kebakaran, Saham...
IHSG 'Kebakaran', Saham Farmasi dan Telekomunikasi Tetap 'Adem'
IHSG Berpeluang Reli...
IHSG Berpeluang Reli di 6.078-6.150, Cermati Saham Ini
Varian Delta Masih Jadi...
Varian Delta Masih Jadi Sentimen Utama di Pasar Saham
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
4 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
4 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
5 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
6 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved