BTN Akui Perkreditan Kena Dampak LTV

Minggu, 06 Juli 2014 - 15:47 WIB
BTN Akui Perkreditan...
BTN Akui Perkreditan Kena Dampak LTV
A A A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengaku terkena dampak akibat ketatnya kebijakan loan to value (LTV) serta tingginya BI rate terhadap kinerja bisnis perseroan.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama BTN Maryono, dampak atas ketatnya kebijakan tersebut terlihat dari sisi perkreditan. Namun, pengaruh itu tidak terlalu siginifikan, lantaran hampir semua nasabah atau sekitar 94 % nasabah BTN pemilikan rumah pertama. Sehingga pengaruh LTV itu kecil sekali.

“Akan tetapi, apabila ada nasabah yang mempunyai rumah kedua atau ketiga, itu yang berpengaruh,” katanya kepada Sindonews, belum lama ini. Dia melanjutkan, untuk tahun ini Bank BTN bisa mem-booking kredit sekitar Rp1,2-1,5 triliun per bulan.

Sementara itu, dari sisi likuiditas, pihaknya mengaku tidak begitu mengalami kesulitan. Hal ini dikarenakan, sampai sekarang likuiditas BTN sangat likuid. “Secondary reserve kita cukup bagus, likuiditas kita juga cukup bagus,” ucapnya.

Sehingga untuk menghadapi tantangan perbankan tahun ini, Maryono mengungkap memiliki tips atau strategi khusus, diantaranya dengan menjaga likuiditas perbankan. Bagaimana mensupervisi pembiayaan kreditnya jangan sampai bahwa kualitas kreditnya itu menurun sangat tajam, serta harus giat dalam bisnis VB income agar tidak mengalami kerugian lebih besar.
(dyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Hadiah Total Rp171 Juta...
Hadiah Total Rp171 Juta Disiapkan BTN Saat Semarak HUT ke-71
Peningkatan Tata Kelola...
Peningkatan Tata Kelola Hantar BTN Masuk Jajaran TOP 3 ASEAN CGS
BTN Raih Sertifikat...
BTN Raih Sertifikat Standar Internasional Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Mantan Dirut Kesandung...
Mantan Dirut Kesandung Kasus Gratifikasi, BTN Hormati Prosesnya
Potret Kinerja Bank...
Potret Kinerja Bank BTN di Kuartal III/2020 Saat Pandemi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved