Pemerintah Siapkan Langkah Tegas Soal Gugatan Newmont

Senin, 07 Juli 2014 - 14:28 WIB
Pemerintah Siapkan Langkah...
Pemerintah Siapkan Langkah Tegas Soal Gugatan Newmont
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) mengaku sangat kecewa atas masalah pelaporan PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) terhadap pemerintah RI yang membawa kasusnya ke pengadilan internasional (arbitrase).

CT menegaskan bahwa, pihaknya siap mengahadapi gugatan Newmont terkait masalah tersebut, karena merasa bahwa Indonesia sudah berada di jalur yang benar dalam proses renegosiasi Newmont.

"Pemerintah menyesali apa yang dilakukan mereka (Newmont). Karena selama ini perundingan masih berjalan dengan baik. Karena itu, pemerintah akan mengambil sikap tegas, termasuk koordinasi antar kementerian terkait," ujar CT usai Rapat Koordinasi dengan kementerian terkait bidang perekonomian di Kantor Kemenko, Senin (7/7/2014).

Menurut dia, pemerintah juga telah "meladeni" sikap Newmont dengan mengambil langkah hukum dengan ketegasan yang tinggi. Atas ketegasan tersebut, tentu akan merugikan Newmont sendiri, bila tidak segera mencabut gugatannya.

"Kami dari Indonesia akan mengambil langkah yang tinggi dan tentu saja akan merugikan Newmont bila mereka tidak mencabut gugatan tersebut," tegasnya.

Karena itu, CT menegaskan akan memberikan kesempatan sekali lagi kepada pihak Newmont untuk menyelesaikannya dengan cara baik-baik.

"Kami masih membuka kesempatan sekali lagi kepada Newmont untuk kembali kepada perundingan, untuk menyelesaikan kesepakatan yang ada, terkait dengan UU Minerba, dan juga terkait dengan PP 9 yang ada, dan mencabut gugatan arbitrase tersebut, dan kembali kepada partner yang baik," tutur CT.

Karena, lanjut Menko Perekonomian, pemerintah Indonesia selalu ingin melindungi kepentingan investor yang ada, baik investor domestik dan investor asing termasuk Newmont.

"Tapi apabila Newmont bersikap berbeda, membuat pemerintah RI tidak memiliki pilihan lain, maka pemerintah Indonesia, juga akan mengambil tindakan yang nantinya pasti akan merugikan mereka," pungkas CT.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan M7,5...
Gempa Berkekuatan M7,5 Guncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur
Freeport Bisa Lega,...
Freeport Bisa Lega, Permendag Ekspor Konsentrat Rampung Pekan Ini
Gempa M3,6 Guncang Lembata...
Gempa M3,6 Guncang Lembata Nusa Tenggara Timur
Gempa M5,8 Guncang Bima...
Gempa M5,8 Guncang Bima Nusa Tenggara Barat
Peduli Bencana NTT,...
Peduli Bencana NTT, Anies Posting Nomor Rekening Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Pengumpul Donasi
Tambah Kapasitas Konsentrat,...
Tambah Kapasitas Konsentrat, Amman Mineral Anggarkan Rp23 Triliun
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
51 menit yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
55 menit yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
1 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
1 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
1 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
1 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved