Harga WTI Dekati Level Terendah Satu Bulan

Selasa, 08 Juli 2014 - 11:01 WIB
Harga WTI Dekati Level...
Harga WTI Dekati Level Terendah Satu Bulan
A A A
MELBOURNE - Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati level terendah satu bulan, merupakan penurunan terpanjang sejak 2009 menjelang pengumuman data persediaan minyak Amerika Serikat (AS) yang mungkin menunjukkan permintaan tinggi dari konsumen minyak terbesar di dunia tersebut.

Persediaan minyak mentah AS kemungkinan menyusut 2,75 juta barel pekan lalu. Sementara, Libya memiliki 7,5 juta barel siap untuk ekspor dari terminal Es Sider dan Ras Lanuf. Libya memproduksi 300 ribu barel per hari (bph) pada bulan lalu atau turun dibandingkan produksi Juni 2013 sebanyak 1,13 juta bph.

Di Irak, pertempuran masih terkonsentrasi di utara dan konflik belum menyebar ke selatan, yang merupakan lumbung minyak Irak.

"Dengan meredanya peristiwa geopolitik, pasar akan beralih pada kondisi ekonomi global yang terjadi," kata Kepala Investasi Ayers Alliance Securities Jonathan Barratt seperti dilansir Bloomberg, Selasa (8/7/2014).

Dia memprediksi, investor dapat membeli kontrak WTI jika harga turun menjadi sekitar USD102,50 per barel. Minyak berjangka (futures) sedikit berubah di New York setelah turun untuk hari ketujuh kemarin.
Sementara WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Agustus turun 12 sen menjadi USD103,41 per barel pada pukul 12.55 siang waktu Sydney.

Kontrak turun 53 sen menjadi USD103,53 kemarin, penutupan terendah sejak 6 Juni 2014. Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 595 di bawah rata-rata 100 hari. Harga telah naik 5,1% sepanjang tahun ini.

Adapun harga minyak brent juga mengalami koreksi. Minyak brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Agustus turun sebanyak 29 sen atau 0,3% ke USD109,95 per barel. Premi minyak mentah patokan Eropa terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD6,65, turun dibandingkan kemarin sebesar USD6,71.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 menit yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 menit yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
20 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
25 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
42 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
48 menit yang lalu
Infografis
10 Kapolda Lulusan Akpol...
10 Kapolda Lulusan Akpol 1994, Teman Satu Angkatan Kepala BNN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved