Tunggakan Listrik Jabar-Banten Capai Rp148 M

Jum'at, 11 Juli 2014 - 10:40 WIB
Tunggakan Listrik Jabar-Banten...
Tunggakan Listrik Jabar-Banten Capai Rp148 M
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jawa Barat mencatat tunggakan listrik di wilayah tersebut hingga akhir Juni 2014 mencapai Rp148 miliar atau 4,23% dari total omzet Rp3,5 triliun. Sekitar Rp140,6 miliar atau hampir 95% diantaranya merupakan tunggakan pelanggan rumah tangga.

Manager Bidang Niaga dan Pelayanan Pelanggan PT PLN DJBB Rahimmuddin mengungkapkan, nilai tunggakan tersebut naik Rp56 miliar atau 60,87% dibandingkan posisi akhir Desember 2013 sebesar Rp92 miliar.

Menurut dia, kenaikan tunggakan tersebut diperkirakan karena desakan kebutuhan, seperti momen tahun ajaran baru, Ramadan, dan menjelang Lebaran.

“Kami harap dalam momen Ramadan dan menjelang Lebaran ini untuk menjaga agar listriknya jangan sampai terkena denda atau bahkan diputus,” ujarnya pada saat acara buka bersama PLN DJBB di Bandung, Kamis (10/7/2014) malam.

Rahimmudin menuturkan, masyarakat sebaiknya segera melunasi tunggakan sebelum tanggal 20 Juli 2014. Berdasarkan aturan yang berlaku, ketika pelanggan tidak melunasi pembayaran listrik paling lambat tanggal 20 setiap bulannya, maka keesokan harinya aliran listrik sudah diputus atau dihentikan.

“Inginnya kami, para pelanggan membayar tagihan listrik, bukan kami yang memutus listriknya,” katanya.

Rahimmudin berharap, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang mulai berlaku awal Juli ini, tidak berpengaruh banyak pada peningkatan tunggakan listrik. Apalagi, pelanggan yang mengalami kenaikan TDL adalah pelanggan dengan daya 1.300 KVA (kilo volt ampere) ke atas.

“Jumlah pelanggan yang mengalami kenaikan sekitar 15%-17% dari seluruh pelanggan kami dan mereka termasuk golongan mampu,” katanya.

Adapun jumlah pelanggan PLN DJBB sampai saat ini mencapai 11,6 juta sambungan. Sekitar 85% diantaranya merupakan pelanggan 450-900 KVA.

“Target kami pada tahun ini akan ada tambahan 850 ribu pelanggan baru, pelanggan dalam kota maupun desa-desa. Saat ini sudah terealisasi sekitar 350 ribu,” sebutnya.

Dia mengakui, beberapa bulan lalu PLN DJBB terlambat melayani pelanggan diakibatkan keterbatasan material.“Mudah-mudahan ke depannya tidak ada kendala lagi,” harapnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sindikat Penipuan Tinggalkan...
Sindikat Penipuan Tinggalkan Tunggakan Listrik Rumah Dino Patti Djalal
Viral, Petugas PLN Diludahi...
Viral, Petugas PLN Diludahi Pelanggan saat Tagih Tunggakan Listrik
NDRC Indonesia Wajibkan...
NDRC Indonesia Wajibkan Kalteng Putra Bayar Sisa Gaji Pemain dalam 45 Hari
Aduh, Saat Pandemi Covid-19...
Aduh, Saat Pandemi Covid-19 Gaji Perawat Ponkesdes Belum Cair
Gaji dan Tunjangan Mandek...
Gaji dan Tunjangan Mandek 18 Bulan, Nasib 51.293 PPPK Terkatung-katung
BPJAMSOSTEK Ajak Serikat...
BPJAMSOSTEK Ajak Serikat Pekerja Ikut Awasi Kinerja Perusahaan
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
3 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
13 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
50 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Infografis
Kapasitas Pembangkit...
Kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi Indonesia Bisa Salip AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved