Produksi Minyak Libya Meningkat, Harga WTI Turun

Jum'at, 11 Juli 2014 - 11:26 WIB
Produksi Minyak Libya...
Produksi Minyak Libya Meningkat, Harga WTI Turun
A A A
SEOUL - Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menuju penurunan mingguan ketiga didukung meningkatnya produksi minyak mentah Libya dan bertambahnya stok bensin di Amerika Serikat, sedangkan harga minyak brent stabil di London.

Pasokan Libya meningkat setelah dua terminal ekspor minyaknya dan pipa Sharara dibuka kembali. Libya, yang memiliki cadangan minyak mentah terbesar Afrika memproduksi 350 ribu barel per hari (bph), kemarin atau meningkat dua kali lipat dari bulan lalu. Sementara ladang Sharara menghasilkan 340 ribu bph.

Energy Information Administration pada 9 Juli lalu melaporkan bahwa stok bensin di AS naik pada pekan lalu. Stok bensin meningkat sebesar 579 ribu barel pada pekan yang berakhir 4 Juli. Konsumsi bahan bakar motor menyusut 233 ribu barel per hari menjadi 8,94 juta bph. Jumlah ini 2,7% di bawah rata-rata lima tahun.

Adapun ketegangan yang terjadi di Irak sebagai negara produsen kedua terbesar di Asosiasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) belum meluas ke selatan negara itu.

"Meningkatnya produksi minyak di Libya dengan dibukanya terminal ekspor mninyak telah memberikan tekanan terhadap harga minyak. Pasar mengeluarkan premi resiko sekitar USD5 per barel sejak pertengahan Juni karena situasi Irak," kata analis komoditas Samsung Futures Co Hong Ki Sung seperti dilansir Bloomberg, Jumat (11/7/2014).

Minyak berjangka (futures) sedikit berubah di New York dan siap mengalami penurunan mingguan terpanjang sejak November. Sementara WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Agustus berada di USD102,85 per barel, turun 8 sen pada pukul 12.10 siang waktu Seoul.

Kontrak naik 64 sen menjadi USD102,93 kemarin, menguat untuk pertama kalinya dalam 10 hari. Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 40% di bawah rata-rata 100 hari. Harga telah jatuh 1,2% pada pekan ini.

Sementara harga minyak brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Agustus turun 6 sen menjadi USD108,61 per barel. Premi minyak mentah patokan Eropa terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD5,77 dibandingkan akhir pekan lalu sebesar USD6,86. Sepanjang pekan ini, harga minyak brent turun 1,8% dan menjadi penurunan mingguan ketiga.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
18 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved