Pemerintah Baru Didesak Perbaiki Tata Kelola Impor BBM

Jum'at, 11 Juli 2014 - 16:57 WIB
Pemerintah Baru Didesak...
Pemerintah Baru Didesak Perbaiki Tata Kelola Impor BBM
A A A
JAKARTA - Pemerintah terpilih ke depan di desak memperbaiki tata kelola impor minyak mentah dan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) yang selama ini membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pengamat Energi dari Universitas Indonesia (UI) Kurtubi meminta agar pemerintah melakukan efisiensi terhadap mekanisme impor minyak mentah dan produk BBM. Sebab, indikasi adanya pemakaian calo dalam mengimpor produk energi terlihat cukup jelas.

"Ada cara agar kita bisa menolong APBN dalam impor minyak mentah ataupun produk BBM. Harusnya pemerintah bisa efisienkan mekanisme impor. Saya lihat impor itu pakai calo," katanya di Jakarta, Jumat (11/7/2014).

Kurtubi mengatakan, peran mafia migas sangat besar dalam memasok kebutuhan minyak mentah dan produk BBM di dalam negeri. Hal ini perlu dilakukan agar efisiensi APBN segera dilakukan.

"Ini menjadi langkah utama pemerintah dalam memperbaiki rantai pasokan kebutuhan minyak mentah dan produksi BBM," katanya.

Dia berharap, pemberantasan mafia migas menjadi agenda utama pemerintah baru dengan memperbaiki mekanisme impor BBM. "Ini sangat mudah dilakukan dan efeknya sangat luar biasa," terangnya.

Setelah memberantas indikasi mafia migas dalam memasok kebutuhan minyak mentah dan produk BBM, pemerintah kemudian dapat menggenjot pembangunan infrastruktur gas.

Menurut Kurtubi, konversi BBM ke Bahan Bakar Gas (BBG) wajib dimaksimalkan agar ada peralihan yang membuat penggunaan BBM bisa berkurang.

"Sinerginya adalah potong permaianan mafia migas dan kemudian bangun infrastruktur gas. Konversi BBM ke BBG ini harus berjalan karena tanpa subsidi pun harganya jauh lebih murah ketimbang pakai minyak," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penyimpanan BBM Nasional...
Penyimpanan BBM Nasional Capai 8,6 Juta KL, Impor Minyak Sumbang 297 Juta Barel
Nasib 60.000 Barel BBM...
Nasib 60.000 Barel BBM Pertamina yang Ditolak Halus SPBU Swasta
Aneh? BBM yang Diimpor...
Aneh? BBM yang Diimpor dari Singapura Ternyata Minyak Asal Indonesia
Jika Dua Kilang Pertamina...
Jika Dua Kilang Pertamina Kelar, Indonesia Tak Lagi Impor BBM
Cetak Sejarah, Impor...
Cetak Sejarah, Impor Minyak Mentah China Tembus 11,34 Juta Bph
Menperin Dorong Pengembangan...
Menperin Dorong Pengembangan Green Diesel Tekan Impor BBM
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
43 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved