Kadin Dukung Program Tol Laut

Senin, 14 Juli 2014 - 14:08 WIB
Kadin Dukung Program...
Kadin Dukung Program Tol Laut
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai bahwa konektivitas nasional berbasis maritim base untuk menunjang pergerakan dan pertumbuhan ekonomi daerah belum berjalan.

Hal tersebut diperkirakan akan berdampak kepada tidak efisiennya ekonomi nasional. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pemberdayaan Ekonomi Daerah, Natsir Mansyur menyebutkan, dampak-dampaknya antara lain angkutan barang dari pulau ke pulau mahal, daya saing lemah.

Selain itu, tingginya biaya logistik, bahkan Inpres No 26/2013 tentang Sistem Logistik Nasional (Sislognas) berjalan lambat.

"Indonesia sebagai negara kepulauan perlu diperkuat konektivitas berbasis maritim yang ditunjang dengan sarana kapal yang melayari laut jarak pendek menghubungkan satu pulau dengan pulau lain (short sea shipping)," ungkap Natsir dalam rilisnya di Jakarta, Senin (14/7/2014).

Kadin, kata dia, mendukung program tol laut akan berperan penting, karena berdampak luas terhadap pergerakan ekonomi daerah.

Namun, program tersebut perlu didukung sarana kapal kapasitas menengah 5.000 DWT yang diperkirakan kebutuhannya mencapai 500 unit yang terdiri dari kapal migas, curah/bulk, pangan, perkebunan, ternak, cargo serta pelabuhan.

"Di samping itu kapal-kapal yang melayari perairan Indonesia relatif tua, usianya di atas 15 tahun. Sehingga pengoperasiannya kurang efisien," kata Natsir.
Pihaknya berharap untuk menunjang program tol laut dapat dijadikan sebagai konektivitas berbasis maritim untuk melayari jarak pendek (short sea shipping).

Dalam hal ini, pihaknya mengimbau agar Kementerian terkait perlu lebih serius, karena program ini dapat menghidupkan pergerakan dan pertumbuhan ekonomi daerah, menjadi lebih efisien. Serta memantapkan persiapan Indonesia menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Rupiah Pagi Ini Ambruk...
Rupiah Pagi Ini Ambruk ke Rp17.885 per Dolar AS, Apa Pemicunya?
54 menit yang lalu
Lippoland Raih Top CSR...
Lippoland Raih Top CSR Awards 2026, Perkuat Komitmen Implementasi ESG
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 per Gram, Simak Rinciannya
2 jam yang lalu
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
2 jam yang lalu
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
2 jam yang lalu
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
4 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved