PT PAL Butuh Dukungan Modal Pemerintah untuk Ekspansi

Selasa, 15 Juli 2014 - 18:25 WIB
PT PAL Butuh Dukungan...
PT PAL Butuh Dukungan Modal Pemerintah untuk Ekspansi
A A A
SURABAYA - Dalam meningkatkan gairah industri kapal nasional, PT PAL Indonesia diharapkan dapat meningkatkan produksinya. Untuk mewujudkannya, PT PAL masih memerlukan dukungan dari pemerintah.‬

‪Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) M Firmansyah Arifin mengatakan, sebagai langkah mewujudkan industri stategis dalam negeri, PT PAL selalu meningkatkan kualitas dan standar terbaiknya menghasilkan mahakarya yang membanggakan.

"Selama 34 tahun, PT PAL berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dalam industri galangan kapal, ujarnya saat menyambut kunjungan Pimpinan MPR ke PT PAL, Surabaya, Selasa (15/7/2014).

‪Untuk memajukan sektor industri kapal nasional, dia berharap DPR dan MPR dapat melakukan politic will sehingga pemerintah dapat memberikan kucuran dana kepada PT PAL untuk mengembangkan produk-produknya.‬

‪Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) Sidarto Danusubroto menambaahkan, kemampuan PT PAL untuk membangun kapal-kapal dapat memberikan manfaat untuk Indonesia sebagai negara maritim. Untuk itu, hal tersebut bisa dipikirkan dan dimanfaatkan untuk Indonesia oleh para anggota dewan yang terpilih kembali.‬

‪Namun, dirinya menyadari untuk mengembangkan kapal-kapal tersebut, PT PAL masih membutuhkan modal besar. "Wawasan maritim harus kita tingkatkan lagi. Kita butuh melengkapi PT PAL dengan anggaran dari negara dan dari kita (anggota dewan)," katanya di kesempatan yang sama.

Diberitakan sebelumnya, Pimpinan MPR bersama Komisi I, Komisi VI, Komisi IX DPR RI mengunjungi PT PAL Indonesia (Persero). Dalam kunjungan ini juga dihadiri Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, perwakilan dari Kementerian Perindustrian, Kementerian BUMN, dan Pemerintah Daerah Jawa Timur.

Sidarto mengatakan, sebagai negeri maritim, PT PAL memegang peranan sangat penting bagi perekonomian nasional, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Sektor ini mampu memberikan kontribusi yang sangat besar dalam menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat dan dalam perolehan devisa negara melalui kegiatan ekspor berbagai produk hasil industri," ujarnya.

Selain itu, lanjut Sidarto, PT PAL harus bisa menjadi Lead Integrator (Pemadu Utama) Matra Laut sesuai amanah Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Strategis Pertahanan.

"Dua Calon Presiden sudah kita ketahui berkomitmen untuk memaksimalkan pengembangan maritim di dalam visi misi mereka. Sehingga PT Pal harus sudah siap untuk berpartisipasi," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Keel Laying Landing...
Keel Laying Landing Dock Philippine di PT PAL Indonesia
KPK Tetapkan Dirut PT...
KPK Tetapkan Dirut PT PAL Tersangka Kasus Korupsi PT Dirgantara Indonesia
KPK Periksa Dirut PT...
KPK Periksa Dirut PT PAL Indonesia sebagai Saksi Kasus Korupsi PT DI
Surat Kadisadal Bocor,...
Surat Kadisadal Bocor, PT Pal Indonesia: Bukan Konsumsi Publik
Kunjungi PT PAL, Prabowo...
Kunjungi PT PAL, Prabowo Cek Persenjataan di Dua KCR Indonesia
KPK Panggil Dirut PT...
KPK Panggil Dirut PT PAL Dalami Kasus PT DI
Berita Terkini
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
26 menit yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
1 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
1 jam yang lalu
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
1 jam yang lalu
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
2 jam yang lalu
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved