Rupiah Berakhir Menguat ke Rp11.698/USD
Rabu, 16 Juli 2014 - 16:25 WIB
Rupiah Berakhir Menguat ke Rp11.698/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir menguat seiring berhasilnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor baru pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini pada level Rp11.698 per USD. Posisi tersebut menguat 38 poin dibanding posisi kemarin di level Rp11.736 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.810 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat pada level Rp11.695 per USD dan terlemah di level Rp11.833 per USD.
Sementara data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.740 per USD, dengan kisaran harian Rp11.700-Rp11.786 per USD. Posisi ini tidak berbeda jauh dengan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.736 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.763 per USD. Posisi ini lebih buruk 31 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.732 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.805 per USD. Posisi ini melemah 96 poin dibanding penutupan Selasa (15/7/2014) di level Rp11.709 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, pelemahan rupiah terhadap USD yang sempat terjadi hari ini di tengah meningkatnya volatilitas perdagangan nilai tukar rupiah.
"Volatilitas ini akibat ketidakpastian menjelang pengumuman resmi hasil pemilihan presiden (pilpres) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli mendatang," kata dia, Rabu (16/7/2014).
Namun, dia menuturkan, meningkatnya IHSG pasca pernyataan Gubernur The Fed Janet Yellen yang menyatakan masih membutuhkan stimulus dalam pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS) memberi imbas positif bagi pergerakan nilai tukar rupiah hari ini.
IHSG hari ini berhasil melanjutkan kenaikan dan mencetak rekor baru di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG menguat 43,11 poin atau 0,85% ke level 5.113,93.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini pada level Rp11.698 per USD. Posisi tersebut menguat 38 poin dibanding posisi kemarin di level Rp11.736 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.810 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat pada level Rp11.695 per USD dan terlemah di level Rp11.833 per USD.
Sementara data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.740 per USD, dengan kisaran harian Rp11.700-Rp11.786 per USD. Posisi ini tidak berbeda jauh dengan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.736 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.763 per USD. Posisi ini lebih buruk 31 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.732 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.805 per USD. Posisi ini melemah 96 poin dibanding penutupan Selasa (15/7/2014) di level Rp11.709 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, pelemahan rupiah terhadap USD yang sempat terjadi hari ini di tengah meningkatnya volatilitas perdagangan nilai tukar rupiah.
"Volatilitas ini akibat ketidakpastian menjelang pengumuman resmi hasil pemilihan presiden (pilpres) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli mendatang," kata dia, Rabu (16/7/2014).
Namun, dia menuturkan, meningkatnya IHSG pasca pernyataan Gubernur The Fed Janet Yellen yang menyatakan masih membutuhkan stimulus dalam pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS) memberi imbas positif bagi pergerakan nilai tukar rupiah hari ini.
IHSG hari ini berhasil melanjutkan kenaikan dan mencetak rekor baru di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG menguat 43,11 poin atau 0,85% ke level 5.113,93.
(rna)