IHSG Berpotensi Menguat Terbatas Jelang Hasil Pilpres

Senin, 21 Juli 2014 - 08:57 WIB
IHSG Berpotensi Menguat...
IHSG Berpotensi Menguat Terbatas Jelang Hasil Pilpres
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) pada perdgangan hari ini diproyeksi masih akah bergerak variatif (mixed) dengan kecenderungan menguat terbatas.

Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak mixed to up ditutup menguat 0,31%. Indeks terjadi divergence antara harga dan indikator stochastic. Indikator stochastic berpotensi membentuk goldencross.

"Hari ini indeks masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas," kata dia, Senin (21/7/2014).

Dia memprediksi, IHSG menjelang pengumuman hasil pemilihan presiden (pilpers) oleh Komisi Pemiliah Umum (KPU), IHSG akan bergerak pada level support 5.051 dan resistance pada level 5.111.

Sementara pasar saham Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan lalu ditutup kembali menguat seiring positifnya kinerja perusahaan tercatat (emiten) dibursa Paman Sam tersebut. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,73% dan indeks S&P500 sebesar 1,03%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh kembali memanasnya pertempuran Israel dan Palestina. Meski begitu, apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks KOSPI Composite di Korea Selatan 0,27%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas terkoreksi. Harga minyak mentah WTI turun 0,56% ke posisi USD100,94 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,42% ke level USD1.309,40 per ons.

Dari dalam negeri, investor menanti hasil resmi pilpres yang akan diumumkan KPU, esok hari. Di sisi lain, nilai tukar rupiah terus menguat terhadap dolar AS (USD) di tengah semakin gencarnya dana asing yang masuk ke pasar modal Indonesia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Pekan Ini Diramal...
IHSG Pekan Ini Diramal Terkoreksi di 5.890-6.130, Simak Saran Analis
IHSG Diprediksi Kokoh...
IHSG Diprediksi Kokoh di Awal Pekan, Ini Beberapa Saham Pilihan
Varian Delta Masih Jadi...
Varian Delta Masih Jadi Sentimen Utama di Pasar Saham
IHSG Berpeluang Reli...
IHSG Berpeluang Reli di 6.078-6.150, Cermati Saham Ini
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Berita Terkini
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
9 menit yang lalu
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
22 menit yang lalu
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
36 menit yang lalu
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
1 jam yang lalu
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
1 jam yang lalu
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
1 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved