Pendapatan CPO AALI Naik 18% Jadi Rp5,89 T

Senin, 21 Juli 2014 - 15:12 WIB
Pendapatan CPO AALI...
Pendapatan CPO AALI Naik 18% Jadi Rp5,89 T
A A A
JAKARTA - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) sepanjang enam bulan pertama tahun ini berhasil membukukan pendapatan dari penjualan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) mencapai Rp5,89 triliun atau naik 18,04% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp4,99 triliun.

Berdasarkan laporan perseroan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/7/2013) dijelaskan bahwa pendapatan CPO perseroan didukung meningkatnya harga di tengah menurunnya volume CPO.

Tercatat sejak Januari-Juni 2014, volume penjualan CPO AALI menurun 10,3% menjadi 674.730 ton dari periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 752.202 ton.

"Peningkatan harga jual CPO ini merupakan dampak dari menguatnya harga CPO dunia padatiga bulan pertama tahun 2014," kata Investor Relations AALI Rudy Limardjo.

Harga penjualan CPO AALI hingga Juni melonjak 31,5% menjadi Rp8.728 per kilogram (kg) dibanding semester I tahun lalu Rp6.638 per kg.

Pada periode yang sama, volume penjualan komoditas kebun perseroan lainnya, yakni kernel mengalami kenaikan 8,1% menjadi 174.589 ton dibanding periode yang sama tahun lalu 161.555 ton. Adapun harga komoditas ini melonjak 98,8% menjadi Rp5.792 per kg dari Rp2.914 per kg.

Dengan demikian, pendapatan perseroan dari penjualan kernel hingga Juni 2014 sebesar Rp1,01 triliun. Angka itu tumbuh signifikan 114,54% dibanding periode yang sama 2013 senilai Rp470,77 miliar.

Jika pendapatan CPO dan kernel perseroan sepanjang paruh pertama tahun ini digabung menjadi Rp6,9 triliun. Angka ini naik 26,37% dibanding penjualan CPO dan kernel perseroan pada periode yang sama 2013 senilai Rp5,45 triliun.

Berdasarkan laporan Oil World, produksi CPO Indonesia pada tahun ini diperkirakan akan mencapai 30 juta ton atau meningkat 5,6% dibanding tahun lalu sebanyak 28,4 juta ton. Meningkatnya produksi didukung pertambahan luas areal tanaman menghasilkan di Indonesia sebesar 5,2% pada tahun ini menjadi 7,45 juta hektare (ha) dari 7,08 juta ha.

Di sisi lain, produksi CPO Malaysia pada tahun ini diprediksi tumbuh 1,7% menjadi 19,54 juta ton dari tahun lalu sebnayak 19,22 juta ton. Sementara luas areal menghasilkan di Malaysia juga meningkat 2,3% menjadi 4,50 juta ha dari tahun lalu seluas 4,40 juta ha.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gegara Ini, Laba Astra...
Gegara Ini, Laba Astra Agro Anjlok 56,22%
Kuartal I/2020, Astra...
Kuartal I/2020, Astra Agro Cetak Laba Bersih Rp371 Miliar
Ciptakan Astemic, Astra...
Ciptakan Astemic, Astra Agro Terus Menggali Potensi Pupuk Non Kimia
Soal Rencana Pemblokiran...
Soal Rencana Pemblokiran Pasokan ke Nestle, Begini Tanggapan Astra Agro
Astra Agro Tegaskan...
Astra Agro Tegaskan Komitmen Sustainability
Bantu Pendidikan Warga...
Bantu Pendidikan Warga Sekitar, PT ANA Lakukan Sejumlah Langkah
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved