Semester I/2014 Laba Bersih Bank DKI Rp477 M
Senin, 21 Juli 2014 - 17:30 WIB
Semester I/2014 Laba Bersih Bank DKI Rp477 M
A
A
A
JAKARTA - PT Bank DKI kembali mencetak pertumbuhan kinerja mengesankan sepanjang Januari-Juni atau semester I/2014. Ini terlihat dari perolehan laba pada Juni 2014 yang tercatat mencapai Rp477 miliar, meningkat 15,50% dari periode yang sama 2013 sebesar Rp413 miliar.
Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono mengatakan, pertumbuhan laba didorong oleh laba operasional yang meningkat 23,16% dari Rp380 miliar pada Juni 2013 menjadi Rp468 miliar per Juni 2014.
"Pendorong utama laba operasional ini adalah pendapatan bunga bersih Bank DKI yang pada Juni 2014 mencapai RpRp906 miliar, tumbuh 23,27% dari periode Juni 2013 yang sebesar Rp735 miliar," ungkap Eko Budiwiyono dalam paparan kinerja Bank DKI di Jakarta, Senin (21/7/2014).
Pendapatan bunga yang tinggi juga sejalan dengan komitmen Bank DKI dalam menjalankan fungsi intermediasi yang baik. Sementara, NPL Gross Juni 2014 turun menjadi 2,50% dari posisi 3,61% per Juni 2013. Rasio NPL Nett dipangkas menjadi 1,68% per Juni 2014 dari posisi 2,71% per Juni 2013.
Pengelolaan kinerja keuangan yang baik pada akhirnya mendorong peningkatan aset Bank DKI per Juni 2014 mencapai Rp33,48 triliun, atau tumbuh 16,90% jika dibanding periode Juni 2013 yang masih Rp28,64 triliun.
Karena itu, dengan pencapaian kinerja paruh pertama 2014 yang sangat baik ini, Eko optimis mampu mencapai target laba di akhir 2014 menjadi Rp1 triliun.
Keyakinan ini terutama dengan adanya dukungan pemegang saham berupa penambahan modal disetor dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp1 triliun, sehingga total modal disetor menjadi Rp2,93 triliun.
"Adapun Posisi CAR Bank DKI per Juni 2014 adalah 18,45%. Dukungan likuiditas yang kuat ini membuat Bank DKI siap bersaing dan semakin kuat di masa datang," ungkapnya.
Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono mengatakan, pertumbuhan laba didorong oleh laba operasional yang meningkat 23,16% dari Rp380 miliar pada Juni 2013 menjadi Rp468 miliar per Juni 2014.
"Pendorong utama laba operasional ini adalah pendapatan bunga bersih Bank DKI yang pada Juni 2014 mencapai RpRp906 miliar, tumbuh 23,27% dari periode Juni 2013 yang sebesar Rp735 miliar," ungkap Eko Budiwiyono dalam paparan kinerja Bank DKI di Jakarta, Senin (21/7/2014).
Pendapatan bunga yang tinggi juga sejalan dengan komitmen Bank DKI dalam menjalankan fungsi intermediasi yang baik. Sementara, NPL Gross Juni 2014 turun menjadi 2,50% dari posisi 3,61% per Juni 2013. Rasio NPL Nett dipangkas menjadi 1,68% per Juni 2014 dari posisi 2,71% per Juni 2013.
Pengelolaan kinerja keuangan yang baik pada akhirnya mendorong peningkatan aset Bank DKI per Juni 2014 mencapai Rp33,48 triliun, atau tumbuh 16,90% jika dibanding periode Juni 2013 yang masih Rp28,64 triliun.
Karena itu, dengan pencapaian kinerja paruh pertama 2014 yang sangat baik ini, Eko optimis mampu mencapai target laba di akhir 2014 menjadi Rp1 triliun.
Keyakinan ini terutama dengan adanya dukungan pemegang saham berupa penambahan modal disetor dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp1 triliun, sehingga total modal disetor menjadi Rp2,93 triliun.
"Adapun Posisi CAR Bank DKI per Juni 2014 adalah 18,45%. Dukungan likuiditas yang kuat ini membuat Bank DKI siap bersaing dan semakin kuat di masa datang," ungkapnya.
(izz)
Lihat Juga :