Jembatan Comal Rusak, Distribusi Pangan Gunakan KA

Kamis, 24 Juli 2014 - 15:58 WIB
Jembatan Comal Rusak,...
Jembatan Comal Rusak, Distribusi Pangan Gunakan KA
A A A
JAKARTA - Kondisi jembatan Comal saat ini menjadi perhatian serius pemerintah. Pasalnya, jalur tersebut adalah penghubung untuk jalur mudik dan jalur distribusi untuk perdagangan menggunakan jalur darat.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Chairul Tanjung yang akrab disapa CT ini menjelaskan bahwa, hal tersebut tidak boleh menjadi hambatan untuk masalah distribusi.

"Ya tentu kalau umpamanya ada jembatan terputus, sekarang kita sudah punya jalan double track kereta api (KA). Kereta ini relatif tidak ada hambatannya, dengan adanya double track maka setiap menit pun bisa berjalan. Yang sudah habis kan sekarang kereta penumpang," ujarnya saat hadir dalam acara peresmian pasar produk pertanian di Jakarta, Kamis (24/7/2014).

CT menjelaskan bahwa untuk kereta penumpang itu rangkaiannya sudah digunakan, bahkan sekarang sudah menggunakan tambahan dua kereta. Dirinya meminta seperti model kereta sapu jagat, dan sudah dilakukan.

"Nah sementara kereta barang masih ada. Kita akan antisipasi kalau terjadi gangguan distribusi bahan pangan, khsusunya dalam Lebaran ini. Maka akan kita efektifkan kereta tersebut untuk melakukan distribusi," ujar dia.

Untuk keretanya sendiri, CT menjelaskan bahwa PJKA menyiapkan segala sesuatunya. Namun kondisinya masih normal dan belum dalam kondisi mengkhawatirkan.

"Kondisi di Pasar Jawa Timur dan Jawa Tengah yang didistribusi masih normal, jadi persiapan kereta dan angkutan lain hanya antisipasi apabila diperlukan. Semuanya itu masih normal. Laporan dari Kemendag, semua pasar distribusinya masih dalam keadaan normal tidak ada gangguan supply sama sekali," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem SP2KP untuk Pengendalian...
Sistem SP2KP untuk Pengendalian Harga Pangan
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Bibit Ayam Broiler PPG...
Bibit Ayam Broiler PPG Siap Dukung Kedaulatan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
8 jam yang lalu
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
8 jam yang lalu
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
10 jam yang lalu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
13 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
16 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
16 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Gunakan AI...
Arab Saudi Gunakan AI untuk Cetak Penghafal Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved