Gapmmi: Penjualan Parcel Menurun Tiap Tahun

Minggu, 27 Juli 2014 - 09:04 WIB
Gapmmi: Penjualan Parcel...
Gapmmi: Penjualan Parcel Menurun Tiap Tahun
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adi Lukman mengatakan, dari tahun ke tahun penjualan bingkisan parcel semakin menurun.

Hal tersebut diduga karena larangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengirim parcel kepada pejabat di pemerintahan.

"Mungkin ini masih berlangsung dan berpengaruh (larangan KPK). Masih ada larangan kirim parcel. Kedua, orang lebih memikirkan praktis, kalau dulu mungkin perusahaan bikin parcel dengan berbagai macam produk, tapi sekarang dengan produknya sendiri saja dikirim. Jadi lebih praktis," ujarnya di Gedung Kementerian Perdagangan (Kemendag) Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, penjualan parcel turun sejak lima tahun terakhir. Hal ini terlihat dari semakin berkurangnya toko-toko yang menjajankan keranjang parcel.

Selain itu, variasi produk yang cenderung memiliki harga yang cukup mahal, dinilai juga berpotensi menyebabkan menurunnya angka penjualan parcel.

"Penjualan semakin lama semakin dikit. Mungkin karena variasi produknya juga, kalau dulu cuma makanan, sekarang handphone (HP), baju, kristal. Makanan mulai berkurang," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Lebaran Festive,...
Gelar Lebaran Festive, Gading Festival Ajak Masyarakat Bahagia di Hari Raya
Quality Time Lebaran...
Quality Time Lebaran di Tengah Pembatasan Sosial Akibat Covid-19
Belanja Kebutuhan Lebaran...
Belanja Kebutuhan Lebaran Tetap Tinggi, Capai 63,8%
Lebaran di Tengah Pandemi,...
Lebaran di Tengah Pandemi, Apakah Dianjurkan Berjabat Tangan?
Dari WhatsApp hingga...
Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
Sambut Ramadhan dan...
Sambut Ramadhan dan Lebaran dengan Berbagai Kejutan
Berita Terkini
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
15 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
40 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
47 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
55 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
1 jam yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved