Penumpukan Peti Kemas di Semarang Capai 64%

Sabtu, 02 Agustus 2014 - 21:34 WIB
Penumpukan Peti Kemas...
Penumpukan Peti Kemas di Semarang Capai 64%
A A A
SEMARANG - Masih belum beroperasinya truk besar pengangkut kontainer membuat tempat penampungan peti kemas di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS), Jawa Tengah, mengalami penumpukan hingga 64% dari daya tampung.

GM TPKS Iwan Sabatini mengungkapkan, sejak H+ Lebaran pihaknya langsung melakukan bongkar muat peti kemas. Pada H+1 Lebaran hanya ada satu kapal yang bersandar, yakni Kapal Maersk Amberdeen yang membongkar 910 box. Pada Kamis (31/7/2014), dua kapal bersandar dan melakukan bongkar muat sebanyak 1.456 box.

"Masih berlakunya stop operasi bagi truk besar termasuk trailer dan beberapa industri yang masih libur sehingga seluruh peti kemas masih menumpuk di lapangan," ujarnya.

Menurutnya, untuk lapangan penumpukan peti kemas yang akan diekspor tidak terlalu banyak yakni sekitar 20%. Sementara penumpukan peti kemas impor cukup tinggi, yakni mencapai 64%. Sehingga total sekitar 10.200 teus didominasi peti kemas impor.

Jumlah penumpukan peti kemas akan semakin bertambah hingga 74% mengingat hingga 5 Agustus, akan ada tiga kapal yang bersandar.

Meski penumpukan masih terbilang normal karena belum mencapai 80%, namun Iwan berharap, pada saat kontainer sudah diizinkan beroperasi, perusahaan-perusahaan segera melakukan pengambilan.

“Diharapkan mulainya beroperasi trailer di jalan raya agar para pengguna jasa dapat segera aktif dan kantor pelayanan bea cukai dapat langsung melakukan pemeriksaan agar dapat segera dikeluarkan,” tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baru Diresmikan, Operasional...
Baru Diresmikan, Operasional Pelabuhan Patimban Sudah Mengundang Tanya
Kuasa Politik di Balik...
Kuasa Politik di Balik Proyek Pelabuhan Patimban
Pelabuhan Internasional...
Pelabuhan Internasional Patimban Dijadwalkan Akan Diresmikan Jokowi Hari Ini
Alur Masuk Barang Kawasan...
Alur Masuk Barang Kawasan Pelabuhan Kini Miliki Aturan Baru
SPSL Perkuat Standar...
SPSL Perkuat Standar Keselamatan di Lingkungan Operasional Pelabuhan
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved