Penyebab Utama Inflasi Kenaikan TDL

Senin, 04 Agustus 2014 - 14:21 WIB
Penyebab Utama Inflasi...
Penyebab Utama Inflasi Kenaikan TDL
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin memaparkan beberapa penyebab inflasi pada Juli 2014 sebesar 0,93%. Salah satu yang utama adalah kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) oleh PT PLN (Persero).

"Kenaikan tarif listrik memberi andil besar terhadap inflasi sebesar 0,06% dengan perubahan harga rata-rata 2%. Kenaikan ini setelah adanya peraturan Menteri ESDM," ujar Suryamin saat konfrensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (4/8/2014).

Dia menerangkan, pada bulan lalu terjadi kenaikan tarif listrik prabayar di 80 kota IHK (indeks harga konsumen) yang dikelola PLN. Kenaikan juga beragam mulai dari 0,06% hingga 5,5%.

"Dua kota IHK yang dikelola pemerintah daerah, Batam naik 9,6%, sedangkan di Tarakan tidak mengalami kenaikan," sebutnya.

Penyebab inflasi lainnya, kata Suryamin, adalah permintaan pangan jelang Lebaran dan Ramadan. BPS mencatat peningkatan permintaan pada ikan segar, ikan bandeng dan ikan kembung.

"Ada juga turut andil inflasi dikarenakan (kenaikan harga) Bayam sebesar 0,02%, dengan perubahan kenaikan harga 8,2%. Hal ini pasokan sayur bayam menurun. Kenaikan tertinggi di Jambi 51%. Tarakan 50%," ujarnya.

"Lalu juga bawang merah 0,02%. Ini juga karena pasokan berkurang. Tertinggi di Makassar dan Bogor," jelas Suryamin.

Indikator inflasi lainnya adalah permintaan angkutan jasa udara. Kenaikan terjadi di 28 kota IHK. "Kemudian juga tarif angkutan antar kota turut andil 0,6%. Perubahan harga 5,28% ada di 52 kota IHK. Tertinggi di Bandung 41%, kemudian Denpasar 19%," paparnya.

Besaran inflasi pada Juli 2014 sebesar 0,93% lebih tinggi dibandingkan laporan BPS untuk Juni 2014 sebesar 0,43%.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
17 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
28 menit yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved