Ini Penyebab Utama Inflasi Juli Selain TDL

Senin, 04 Agustus 2014 - 15:28 WIB
Ini Penyebab Utama Inflasi...
Ini Penyebab Utama Inflasi Juli Selain TDL
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, angka inflasi Indonesia pada Juli 2014 tercatat sebesar 0,93% dipengaruhi beberapa faktor selain kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL).

"Selain tarif dasar listrik (faktor pertama) yang turut andil mempengaruhi angka inflasi, faktor lain yang mempengaruhi adalah, ikan segar yang andilnya 0,68%. Terjadi perubahan harga 2,24% yang mempengatuhi peningkatan permintaan karena Lebaran. Yang tertinggi permintaannya adalah ikan bandeng, harganya naik 0,67% sedangkan ikan kembung harganya naik 2,4%," ujar dia di Jakarta, Senin (4/8/2014).

Ketiga, diungkapnya, tarif angkutan-angkutan antar kota dengan andil sebesar 0,06%, perubahan harganya 8,28%, kenaikan tarif dipengaruhi oleh adanya harga tiket sebelum dan sesudah Lebaran, 52 IHK, kenaikan tertinggi di Bandung 41% dan Denpasar 19 %.

Kemudian Keemmpat, tarif angkutan udara dengan andil 0,06%. Perubahan 7,46%, karena permintaan jasa angkuta udara meningkat, kenaikan terjadi di 38 kota IHK.

"Kelima adalah faktor beras dengan andil 0,02%, dengan perubahan harga 5,5%, karena setelah masa akhir panen, stok beras menjadi berkurang lalu adanya kenaikan permintaan beras jelang Idul Fitri. Terjadi kenaikan di 52 kota IHK, kenaikan tertinggi terjadi di Banyuwangi sebesar 5%, sedangkan di Metro, Tasikmalaya, Banjarmasin, masing-masing 3 %," lanjutnya.

Keenam, lanjut Suryamin, faktor daging sapi, dengan andilnya 0,02%. Kenaikan harga 3,36% karena meningkatnya permintaan daging sapi.
Ketujuh telur ayam ras, dengan andil 0,02%. Kenaikan harganya 2,16% karena terjadi peningkatan permintaan bahan baku pembuatan kue hari raya.

"Kedelapan bayam, dengan andil 0,02% kenaikannya di 8,2% karena menurunnya pasokan sayur bayam, terjadi kenaikan di 63 kota IHK. Kenaikan tertinggi di Jambi 60% dan di Tarakan 58%," ujar Suryamin.

Kesembilan, lanjutnya, tomat sayur dengan andil 0,02%. Perubahan harganya 9,51% karena pasokan sentral menurun terjadi kenaikan di 51 kota IHK. Kenaikan terjadi di Pare-pare sebesar 70% dan di Palembang 54%.

"Kesepuluh bawang merah 0,02%, perubahan harganya 5,61% karena pasokan berkurang. Terjadi kenaikan di 60 kota IHK, tertinggi di Makassar 21% dan Bogor 20%," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Profil dan Harta Kekayaan...
Profil dan Harta Kekayaan Perry Warjiyo yang Mundur dari Gubernur BI
11 menit yang lalu
Perry Warjiyo Mundur,...
Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Jabat Plt Gubernur BI
43 menit yang lalu
Breaking News! Gubernur...
Breaking News! Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri
1 jam yang lalu
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
10 jam yang lalu
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
11 jam yang lalu
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
13 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved