OJK: IRT Berpotensi Kelola Keuangan Lebih Baik
Kamis, 07 Agustus 2014 - 11:54 WIB
OJK: IRT Berpotensi Kelola Keuangan Lebih Baik
A
A
A
JAKARTA - Anggota Dewan Komisioner bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kusumaningtuti S Soetiono menuturkan bahwa ibu rumah tangga (IRT) memiliki potensi mengelola keuangan secara lebih baik dibanding pria.
Dalam survei yang dilakukan OJK, sebanyak lebih dari 50% pengelola keuangan dalam keluarga adalah wanita. "Sebanyak 51% pengelola keuangan itu istri, nah 49% baru suami," kata dia dalam Seminar Nasional Startegi dan Tantangan Edukasi Keuangan bagi Ibu Rumah Tangga (IRT) dan UMKM di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Kamis (7/8/2014).
Lebih lanjut dia menjelaskan, potensi tersebut didasari alasan bahwa umumnya ibu rumah tangga mengelola keuangan rumah tangganya sendiri, kemudian mengajarkan manajemen keuangan kepada anak-anaknya.
"Ibu rumah tangga punya potensi. Umumnya, ibu rumah tangga mengelola keuangan rumah tangganya dengan baik, ibu rumah tangga yang pertama pasti akan mengajarkan keuangan ke anak-anaknya," terangnya.
Selain itu, ibu rumah tangga juga memiliki kegiatan lain untuk tambahan penghasilan, meskipun penghasilannya terkadang lebih rendah dari suami. Bahkan, dia menuturkan, rata-rata di dunia termasuk Indonesia, ibu-ibu memiliki harapan hidup lebih panjang dibanding pria.
"Rata-rata di dunia termasuk Indonesia, ibu-ibu itu memiliki usia harapan hidup lebih panjang dari bapak-bapak, namun tingkat literasi dan inklusinya terhadap keuangan justru lebih rendah," tukas dia.
Dalam survei yang dilakukan OJK, sebanyak lebih dari 50% pengelola keuangan dalam keluarga adalah wanita. "Sebanyak 51% pengelola keuangan itu istri, nah 49% baru suami," kata dia dalam Seminar Nasional Startegi dan Tantangan Edukasi Keuangan bagi Ibu Rumah Tangga (IRT) dan UMKM di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Kamis (7/8/2014).
Lebih lanjut dia menjelaskan, potensi tersebut didasari alasan bahwa umumnya ibu rumah tangga mengelola keuangan rumah tangganya sendiri, kemudian mengajarkan manajemen keuangan kepada anak-anaknya.
"Ibu rumah tangga punya potensi. Umumnya, ibu rumah tangga mengelola keuangan rumah tangganya dengan baik, ibu rumah tangga yang pertama pasti akan mengajarkan keuangan ke anak-anaknya," terangnya.
Selain itu, ibu rumah tangga juga memiliki kegiatan lain untuk tambahan penghasilan, meskipun penghasilannya terkadang lebih rendah dari suami. Bahkan, dia menuturkan, rata-rata di dunia termasuk Indonesia, ibu-ibu memiliki harapan hidup lebih panjang dibanding pria.
"Rata-rata di dunia termasuk Indonesia, ibu-ibu itu memiliki usia harapan hidup lebih panjang dari bapak-bapak, namun tingkat literasi dan inklusinya terhadap keuangan justru lebih rendah," tukas dia.
(rna)