IHSG Sepanjang Pekan Ini Terkoreksi 35 Poin

Minggu, 10 Agustus 2014 - 11:31 WIB
IHSG Sepanjang Pekan...
IHSG Sepanjang Pekan Ini Terkoreksi 35 Poin
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sepekan ini mengalami koreksi 35,04 poin atau 0,69%. Koreksi itu di bawah koreksi pekan sebelumnya yang mencapai 1,79 poin atau 0,04%.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, indeks utama bergerak di zona merah dengan penurunan terbesar oleh indeks IDX30 yang melemah 1,08% dan diikuti indeks DBX minus 0,90%, dan LQ45 negatif 0,74%.

"Begitupun dengan indeks sektoral yang juga mayoritas mengalami pelemahan, di mana penurunan terbesar pada indeks industri dasar mencapai 2,09%, diikuti indeks aneka industri anjlok 2,04%, dan indeks manufaktur tergerus 1,89%," kata dia, Minggu (10/8/2014).

Sementara indeks pertambangan memimpin penguatan dengan naik 2,68%, diikuti indeks properti dan perdagangan yang masing-masing turun 0,74% dan 0,35%.

Marakny sentimen negatif membuat laju IHSG sepanjang pekan ini terpental ke zona merah. Meski rilis inflasi masih inline dengan pasar dan cadangan devisa mengalami kenaikan, namun kembali defisitnya neraca perdagangan dan melambatnya GDP Indonesia membuat pelaku pasar lebih memilih mengamankan posisi.

Apalagi laju bursa saham global juga melemah, sehingga menambah sentimen negatif bagi IHSG. Sepanjang pekan ini, asing masih mencatatkan nett sell Rp847,03 miliar atau anjlok dari pekan sebelumnya yang nett buy Rp1,06 triliun.

Jika dihitung sejak awal tahun (YTD) maka sampai dengan pekan kemarin posisi asing tercatat nett buy Rp54,77 triliun atau lebih rendah dari pekan sebelumnya Rp55,62 triliun.

"Laju IHSG di awal pekan sesuai dengan perkiraan kami sebelumnya, di mana meski diharapkan dapat menguat terbatas, namun tetap mewaspadai imbas sell-off dari bursa saham global seiring kurang baiknya kondisi yang ada," tutur dia.

Laju IHSG pun memang sempat melemah seiring masih jualannya sejumlah bursa saham Asia. Di samping itu, GDP Indonesia yang dirilis lebih rendah dari periode yang sama sebelumnya maupun di bawah estimasi beri imbas negatif pada IHSG.

"Meski menurut kami, pelemahan GDP ialah wajar terjadi," imbuh dia.

Pasalnya, hal itu seiring melambatnya ekonomi global yang berimbas pada kurang signifikannya nilai ekspor yang berujung pada defisitnya nilai transaksi berjalan dan perdagangan serta menurunnya tingkat konsumsi masyarakat sebagai imbas kebijakan BI sebelumnya.

Pelaku pasar cenderung masih melakukan aksi jual seiring pelemahan pada mayoritas bursa saham global. Apalagi sentimen dari dalam negeri berupa rilis data-data ekonomi kurang positif, sehingga menambah kepanikan pasar.

Belum lagi rupiah yang terdepresiasi dan penilaian berlebihan yang negatif atas pengajuan keberatan pemilihan presiden (pilpres) ke MK dari salah satu pasangan turut mewarnai pelemahan IHSG.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
7 menit yang lalu
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
13 menit yang lalu
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
35 menit yang lalu
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
51 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
1 jam yang lalu
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
1 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved