IHSG Diprediksi Memiliki Peluang Rebound
Senin, 11 Agustus 2014 - 08:56 WIB
IHSG Diprediksi Memiliki Peluang Rebound
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan pekan ini diproyeksi akan mampu kembali ke zona hijau (rebound) dan berpeluang menuju resistance atas di 5.125-5.165.
Analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, aksi buy back oleh pelaku pasar menahan koreksi IHSG untuk tidak bergerak terlalu jauh akibat tekanan pasar regional dan pelemahan rupiah.
"Kami optimis bahwa pasar akan berbalik naik menuju resistance atas di 5.125-5.165," kata dia, Senin (11/8/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada level support di kisaran 4.980-5.050 dan resistance 5.165-5.250-5.350. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk akumulasi beli adalah saham sektor konstruksi perbankan serta perdagangan, jasa dan investasi. Saham tersebut, diantaranya:
1. PT PP Tbk (PTPP) dengan trading target Rp2.450
Koreksi dan konsolidasi minor dalam medium uptrend pattern di emitten konstruksi BUMN ini sudah cukup mereda dan saatnya berubah ke alur jalan yang lebih positif, buy untuk breakout ke Rp2.450
Entry (1) Rp2.265, entry (2) Rp2.235, cut loss point Rp2.195
2. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)dengan trading target Rp1.270-Rp1.315
Konsolidasi dalam perbaikan medium term trend di emitten property milik Ciputra ini berpotensi breakout di atas Rp1.270 dan membentuk minor uptrend baru ke Rp1.315.
Entry (1) Rp1.210, entry (2) Rp1.180, cut loss point Rp1.155
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan trading target Rp11.250
Koreksi akibat sentimen positif dari rencana membeli Bank Mutiara sudah cukup terdiskon dalam harga, rekomen akumulasi emitten perbankan big cap yang bergelut di kredit mikro UKM ini untuk rally ke daerah perpotongan moving average 10-20 harian di Rp11.250.
Entry (1) Rp10.650, entry (2) Rp10.550, cut loss point Rp10.450
4. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) dengan trading Target Rp890
Nama merek franchise yang dikenal, neraca keuangan yang bagus serta good corporate governance merupakan katalis untuk bargain hunting di daerah jenuh jual (oversold) emitten retail alat rumah tangga yang mengalami koreksi.
Entry (1) Rp855, entry (2) Rp845, cut-loss point Rp835
Analis Senior HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, aksi buy back oleh pelaku pasar menahan koreksi IHSG untuk tidak bergerak terlalu jauh akibat tekanan pasar regional dan pelemahan rupiah.
"Kami optimis bahwa pasar akan berbalik naik menuju resistance atas di 5.125-5.165," kata dia, Senin (11/8/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada level support di kisaran 4.980-5.050 dan resistance 5.165-5.250-5.350. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan untuk akumulasi beli adalah saham sektor konstruksi perbankan serta perdagangan, jasa dan investasi. Saham tersebut, diantaranya:
1. PT PP Tbk (PTPP) dengan trading target Rp2.450
Koreksi dan konsolidasi minor dalam medium uptrend pattern di emitten konstruksi BUMN ini sudah cukup mereda dan saatnya berubah ke alur jalan yang lebih positif, buy untuk breakout ke Rp2.450
Entry (1) Rp2.265, entry (2) Rp2.235, cut loss point Rp2.195
2. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)dengan trading target Rp1.270-Rp1.315
Konsolidasi dalam perbaikan medium term trend di emitten property milik Ciputra ini berpotensi breakout di atas Rp1.270 dan membentuk minor uptrend baru ke Rp1.315.
Entry (1) Rp1.210, entry (2) Rp1.180, cut loss point Rp1.155
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan trading target Rp11.250
Koreksi akibat sentimen positif dari rencana membeli Bank Mutiara sudah cukup terdiskon dalam harga, rekomen akumulasi emitten perbankan big cap yang bergelut di kredit mikro UKM ini untuk rally ke daerah perpotongan moving average 10-20 harian di Rp11.250.
Entry (1) Rp10.650, entry (2) Rp10.550, cut loss point Rp10.450
4. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) dengan trading Target Rp890
Nama merek franchise yang dikenal, neraca keuangan yang bagus serta good corporate governance merupakan katalis untuk bargain hunting di daerah jenuh jual (oversold) emitten retail alat rumah tangga yang mengalami koreksi.
Entry (1) Rp855, entry (2) Rp845, cut-loss point Rp835
(rna)
Lihat Juga :