Pemangkasan Subsidi BBM Bantu Hemat Balance of Payment

Senin, 11 Agustus 2014 - 19:52 WIB
Pemangkasan Subsidi...
Pemangkasan Subsidi BBM Bantu Hemat Balance of Payment
A A A
JAKARTA - Anggaran Subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang overload masih menjadi topik hangat di pemberitaan. Sejumlah kalangan menilai, dana yang digelontorkan untuk subsidi BBM terlalu banyak dan sedianya dapat dialihkan untuk keperluan lain.

Direktur Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani pun menyepakati hal tersebut. Menurutnya, pemangkasan subsidi BBM akan dapat membantu penghematan di balance of payment (BoP) INdonesia, sehingga impor BBM akan bisa lebih dikurangi.

"Kalau input BBM dikurangi itu maka neraca APBN kita akan lebih baik. Sehingga risiko kurs yang enggak perlu itu bisa kita ini. Dan ini kita sudah kaji, ini sangat baik untuk pembangunan kita ke depan, utk 5-10 tahun ke depan. Kuncinya kita itu adalah BBM," jelas dia di Kantor Kemenko Jakarta, Senin (11/8/2014).

Menurutnya, dana tersebut bisa dialihkan untuk belanja yang lebih produktif, semisal untuk pendidikan dan kesehatan. Ini pun akan membuat pemerintah punya space untuk melakukan belanja di kegiatan yang lain.

"Teman-teman bisa bayangin untuk BBM itu tuh hampir Rp300 triliun lho. Nah, kalau itu misalnya hanya kita gunakan sebagian dan sebagiannya itu untuk belanja modal, yang sekarang belanja modal hanya Rp170 triliunan, kalau itu kita tambah Rp100 triliun lagi, maka itu manfaatnya adalah pembangunan kita akan bisa lebih cepat, pengangguran dan kemiskinan kita lebih turun," jelas dia.

Yang terpenting, lanjut Askolani, konversi BBM ke Bahan Bakar Gas (BBG) harus tetap jalan. Sebab lifting minyak semakin lama akan semakin habis.

"Dan kita tidak sadar bahwa minyak itu mahal. Di Indonesia saja yang belum ini. Kita lihat Vietnam saja yang jauh lebih miskin dari kita, harga BBM itu Rp11 ribu lho. Tapi sekarang kan Vietnam bisa maju karena tidak terbebani oleh subsidi BBM. Sehingga dia lebih fleksible untuk membangun dibanding kita," tandas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah akan Batasi...
Pemerintah akan Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024
PBOIN Tolak Pembatasan...
PBOIN Tolak Pembatasan BBM Bersubsidi
Pembatasan BBM Subsidi...
Pembatasan BBM Subsidi lewat MyPertamina
Daftar Mobil yang Dilarang...
Daftar Mobil yang Dilarang Konsumsi Pertalite Mulai September 2022
Pembatasan Pembelian...
Pembatasan Pembelian BBM Subsidi Masih Tersendat Aturan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Berlakukan Pembatasan BBM Subsidi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
5 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved