Indonesia Gaet Investor Qatar Bangun 1 Juta Rumah
Rabu, 08 Januari 2025 - 19:27 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Indonesia dengan investor Qatar terkait pengembangan proyek hunian 1 juta unit, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/1/2024). FOTO/Raka Dwi Novianto
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Indonesia dengan investor Qatar terkait pengembangan proyek hunian 1 juta unit , di Istana Merdeka, Jakarta. Penandatanganan MOU dilakukan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan investor Qatar Sheikh Abdul Aziz Al Thani.
"Seusai arahan presiden bahwa Ini kerja sama antar pemerintah. Kemudian tugas kami kita jadi tim yang solid kita menyiapkan lahan yang dimiliki negara," ujar Maruarar saat jumpa pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/1/2025).
Baca Juga: KemenPUPR Ungkap Sederet Tantangan Bangun 3 Juta Rumah, Lahan Terbatas
Maruarar menyebut menteri kabinet lainnya juga turut serta bekerja sama untuk merealisasikan pembangunan hunian tersebut. "Pak Erick akan siapkan dari PTP, kereta api, Perumnas. Kemudian dari Kemensetneg ada di Kemayoran dan sekitar Senayan. Kemudian dari kemenkeu dari DJKN ada di Kalibata," jelasnya.
Maruarar berkomitmen akan mendorong investor untuk bergerak cepat agar memahami aturan di Indonesia. Pihaknya juga bakal melakukan survei ke lapangan langsung.
"Seusai arahan presiden bahwa Ini kerja sama antar pemerintah. Kemudian tugas kami kita jadi tim yang solid kita menyiapkan lahan yang dimiliki negara," ujar Maruarar saat jumpa pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/1/2025).
Baca Juga: KemenPUPR Ungkap Sederet Tantangan Bangun 3 Juta Rumah, Lahan Terbatas
Maruarar menyebut menteri kabinet lainnya juga turut serta bekerja sama untuk merealisasikan pembangunan hunian tersebut. "Pak Erick akan siapkan dari PTP, kereta api, Perumnas. Kemudian dari Kemensetneg ada di Kemayoran dan sekitar Senayan. Kemudian dari kemenkeu dari DJKN ada di Kalibata," jelasnya.
Maruarar berkomitmen akan mendorong investor untuk bergerak cepat agar memahami aturan di Indonesia. Pihaknya juga bakal melakukan survei ke lapangan langsung.
Lihat Juga :