Renegosiasi KK Perbaiki Defisit Transaksi Berjalan

Selasa, 12 Agustus 2014 - 18:31 WIB
Renegosiasi KK Perbaiki...
Renegosiasi KK Perbaiki Defisit Transaksi Berjalan
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menuturkan rampungnya renegosiasi kontrak karya (KK) terhadap hampir 100 perusahaan tambang, dapat menopang perbaikan terhadap defisit transaksi berjalan.

"Saya rasa sebentar lagi sudah keluar, kita tunggu saja sebentar lagi. Tapi yang saya lihat di 2014 transaksi berjalan ini akan lebih baik, karena kemarin pemerintah berhasil menyelesaikan renegosiasi dengan KK yang 100 perusahaan lebih termasuk freeport," ungkapnya di SMK 38 Jakarta, Selasa (12/8/2014).

Dia mengatakan, meskipun ada beban konsumsi saat hari raya, namun penyelesaian renegosiasi tersebut berpotensi membantu tambahan ekspor senilai Rp2 miliar hingga Rp3 miliar. Hal tersebut membuat profil transaksi berjalan 2014 lebih baik dari 2013.

"Jadi, kalaupun Agustus akan umumkan tentang transaksi berjalan pada Juni atau kuartal II, kita sama-sama tahu secara musiman. Karena ada juga kebutuhan dalam rangka menyambut hari raya keagamaan, dan juga secara musiman ada kewajiban yang harus dibayar ke luar negeri, itu biasanya tekanannya cukup besar," terngnya.

Upaya hilirisasi di industri mineral, tidak saja membuat lingkungan terjaga, namun juga menyebabkan adanya tambahan penerimaan. Sebab ada komitmen untuk membayar bea keluar (BK) dan pembayaran royalti yang lebih besar.

"Lainnya akan ada komitmen bangun smelter, juga nanti artinya penjualan dalam bentuk nilai tambah juga akan ada. Jadi secara umum ini baik untuk ekonomi Indonesia," tandas Agus.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nyerah, Freeport Minta...
Nyerah, Freeport Minta Pembangunan Smelter Ditunda hingga 2024
BUMA Australia Raih...
BUMA Australia Raih Perpanjangan Kontrak Tambang Blackwater hingga 2030
BUMA Australia Peroleh...
BUMA Australia Peroleh Kontrak Jasa Tambang Saraji Senilai Rp598,7 Miliar
Respons Freeport Indonesia...
Respons Freeport Indonesia Saat Dapat Sinyal Perpanjangan Kontrak Tambang Usai 2041
Gubernur KDM Bekukan...
Gubernur KDM Bekukan Tambang, Ekonomi Warga Parung Panjang Merosot
10 Perusahaan Tambang...
10 Perusahaan Tambang Nikel Terbesar di Dunia, Ada yang dari RI?
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
5 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Sebut Negosiasi...
Donald Trump Sebut Negosiasi Nuklir Iran Berjalan Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved